Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Resmi Milik PT SLSA, KMP Cemerlang 55 Segera Dioperasikan

Ali Sodiqin • Senin, 2 Agustus 2021 | 21:35 WIB
resmi-milik-pt-slsa-kmp-cemerlang-55-segera-dioperasikan
resmi-milik-pt-slsa-kmp-cemerlang-55-segera-dioperasikan


RadarBanyuwangi.id – Kapal Motor Penumpang (KMP) Cemerlang 55 akhirnya sah menjadi milik PT Segara Luas Sukses Abadi (SLSA), Jumat lalu (29/7). Itu terjadi setelah diterimanya seluruh dokumen kapal menjadi objek lelang Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo dilaksanakan PA Banyuwangi tersebut.



Penyerahan dilakukan setelah adanya pelunasan yang dilakukan  PT SLSA senilai Rp 3,4 miliar dalam proses lelang pada Kamis (22/7) lalu. Sebelum penyerahan, seluruh pihak dari PA Banyuwangi, PT SLSA, Korsatpel Ketapang BPTD, Dirjen Perhubungan Laut, dan Perwakilan Bank Syariah Indonesia.



Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula penandatanganan Berita Acara Penyerahan Obyek Lelang oleh Panitera dan Direktur PT SLSA disaksikan para pejabat yang hadir. "Objek lelang ini sudah resmi terjual dan diserahkan kepada pemenang," ujar Panitera Muda PA Banyuwangi, Mohammad Arif Fauzi.



Arif mengatakan, penyerahan objek ini menandakan proses lelang sudah inkrah sehingga kepemilikan KMP Cemerlang 55 tersebut resmi milik PT SLSA. "PA Banyuwangi merupakan delegasi  melakukan sita eksekusi dan eksekusi lelang terhadap kapal tersebut, atas permintaan dari PA Sidoarjo," terangnya.



Direktur PT SLSA, Rio Martin Poli mengatakan, setelah penyerahan dan sudah sah dimiliki. Maka, pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap kapal. "Kita evaluasi melakukan perbaikan, sembari menunggu planing ke depannya," katanya.



Menurut Rio, kapal sepanjang 39,34 meter dan Lebar 11,30 meter tersebut memang cukup efektif jika menjadi kapal penumpang. Namun, tetap harus dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. "Kita akan berusaha secepatnya melakukan perbaikan, agar bisa segera dioperasikan," terangnya.



Tentunya, Rio menjelaskan, bahwa pihaknya harus tetap bekerja sama dengan seluruh pihak. Untuk bisa mengoperasikan kapal tersebut dalam penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. "Kita harapkan terbaik, demi memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang nanti," jelasnya.



Seperti diberitakan sebelumnya, KMP Cemerlang 55 laku terjual seharga Rp 3,4 miliar, Kamis (22/7). Kapal hasil eksekusi yang dilakukan Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi hasil perintah dari PA Sidoarjo itu, terjual ke PT Segoro Luas Sukses Abadi.



Kapal dengan panjang 39,34 meter dan lebar 11,30 meter itu, laku setelah proses lelang ke tujuh kali. Lelang dipimpin langsung Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Jember tersebut, juga menghasilkan kesepakatan.  Kapal atas perkara antara pemohon eksekusi PT Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan termohon eksekusi PT Sarana Samudra Utama itu, langsung diberi uang jaminan sebesar Rp 750 juta.



Dalam lelang ke tujuh itu, dipimpin langsung pejabat lelang KPKNL Jember, Kuntar Arifin bersama panitera PA Banyuwangi Subandi dan Mohammad Arif Fauzi. Proses lelang tersebut dilakukan secara virtual, untuk mengurangi kerumunan dan menjalankan protokol kesehatan. ”Ini proses lelang yang sudah ke tujuh kali,” cetus Kuntar Arifin. (rio/afi)


Editor : Ali Sodiqin