Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jaga Pasar Batik dengan Produksi Harian

Ali Sodiqin • Kamis, 22 Juli 2021 | 22:15 WIB
jaga-pasar-batik-dengan-produksi-harian
jaga-pasar-batik-dengan-produksi-harian


RadarBanyuwangi.id – Industri kerajan berdampak serius selama pandemi Covid-19 dan diterapkan PPKM Darurat. Industri kerajinan batik Banyuwangi, tidak semua bisa bertahan dan tetap berproduksi.



Salah satu industri batik yang masih berproduksi setiap hari, itu Batik Mustika di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. Di tempat ini, akhir-akhir ini permintaannya mengalami penurunan yang besar. “Dulu sebulan bisa menghasilkan Rp. 100  juta, sekarang maksimal Rp. 50 juta, tapi alhamdulillah semua karyawan tetap bisa kerja,” jelas perajin batik Mustika, Suhairi, 52.



Menurut Suhairi, saat ini produksi batik bisa eksis karena dukungan pasar lokal. Untungnya, ia selama ini tidak menggantungkan produknya di pasar luar Banyuwangi. Upaya itu pernah dicoba dengan membidik pasar luar negeri, seperti Thailand. Tapi, itu belum ada tindak lanjut karena terkendala pandemi. Dan itu tidak masalah karena pangsa pasarbta memang di Banyuwangi. “Kita penjajakan dengan Kedubes Thailand, tertahan akibat pandemi,” ujar ketua Asosiasi UMKM Wong Agung ini.



Untuk menyiasati kondisi pasar yang kurang baik ini, Suhairi memiliki tips tersendiri untuk menjaga gairah perusahaannya, yakni dengan melakukan produksi setiap  hari. Dengan perencanaan yang tepat, cara ini bisa menjaga kualitas produksi dan memunculkan inovasi motif baru. “Kita setiap hari berproduksi, kecuali Jumat, ini biar semua semangat,” jelasnya.(sli/abi)



Editor : Ali Sodiqin
#pandemi covid-19 #umkm #kerajinan