Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Musim Ikan Layang di Tengah Cuaca Labil

Rahman Bayu Saksono • Kamis, 12 Juli 2018 | 01:30 WIB
musim-ikan-layang-di-tengah-cuaca-labil
musim-ikan-layang-di-tengah-cuaca-labil


BLIMBINGSARI - Kondisi pe­rairan Selat Bali, termasuk di pe­rairan Blimbingsari, hingga saat ini sebenarnya kurang disarankan untuk kegiatan melaut. Kondisi ini tidak lain karena ketinggian om­bak dan kecepatan angin yang relatif besar.



Kepala Wilayah Kerja Blim­bing­sari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Ketapang (KUPP) Isani menyebutkan, saat ini kondisi perairan di Selat Bali hingga pe­rai­ran selatan Jawa kurang kon­dusif. Sesuai data dengan yang di­rilis dari BMKG, pihaknya me­nyebutkan kondisi ini paling tidak akan ber­langsung hingga seminggu ke depan. ”Info dari BMKG kurang kon­dusif untuk pelayaran,” te­rangnya.



Dia juga menyebutkan, di sejum­lah lokasi ada kemungkinan mun­culnya awan hitam yang bisa mengakibatkan angin kencang dan gelombang tinggi. Sehingga bisa membahayakan pelayaran, khususnya kapal kecil. ”Di banyak lokasi anginnya kencang dan ge­lombang tinggi,” jelasnya.



Sementara itu, bagi nelayan, saat ini merupakan musim tangkap ikan layang. Setiap dini hari para nelayan mengangkat sauh dan berangkat untuk menangkap ikan yang digemari untuk bakaran ini.



Untung, 53, bersama nelayan lain­nya biasanya mencarikan hingga mendekati pesisir Bali. Ke­giatan tersebut mereka mulai pada dini hari dan kembali pulang setelah siang. ”Berangkat jam 2 pagi, pulang siang,” terangnya.



Jika beruntung, mereka bisa mem­bawa pulang ikan hingga 60 kilogram. Belum lagi jika di­tambah kondisi angin yang baik, mereka bisa menghemat BBM dengan memanfaatkan layar. Na­mun, jika nasib kurang bersahabat, biasanya hanya sedikit. Sementara itu harga jual kepada tengkulak atau pengepul sekitar Rp 15 ribu per kilogram. ”Ikan ini sekarang banyak, sekarang yang dicari ini,” terangnya.



Editor : Rahman Bayu Saksono
#blimbingsari #bmkg #selat bali