Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengunjung a&r Fashion Store Meningkat

Rahman Bayu Saksono • Minggu, 22 April 2018 | 23:30 WIB
pengunjung-ar-fashion-store-meningkat
pengunjung-ar-fashion-store-meningkat


BANYUWANGI – Baru diresmikan pada Jumat pagi (20/4), outlet a&r Fashion Store langsung menjadi primadona baru masyarakat Banyuwangi. Pengujung berbondong-bon­dong datang ke pusat fashion yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Banyuwangi tersebut hingga tadi malam (21/4).



Tua-muda, laki-laki dan perempuan memadati fashion store tiga lantai tersebut. Pengun­jung lantai pertama didominasi kalangan perempuan. Maklum, lantai satu a&r Banyuwangi me­nyediakan produk-produk fa­shion untuk perempuan. Se­dangkan di lantai dua tersedia aneka pakaian pria dan anak.



Di lantai tiga, pengunjung di­manjakan aneka produk kera­jinan dan oleh-oleh khas Bumi Blambangan hasil produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyuwangi.



Dinda, salah satu pengunjung mengaku tertarik datang karena penasaran terhadap produk-pro­duk fashion yang tersedia di a&r. ”Ternyata produknya bagus-bagus. Harganya pun cukup terjangkau,” ujar perem­puan asal Rogojampi tersebut.



Sementara itu, keberadaan stan khusus produk UMKM Ba­nyu­wangi disambut baik ka­langan pengusaha lokal. Salah satunya dari owner Pelangi Sari Grup Bambang Haryono. ”Ini mem­perbesar peluang pema­saran produk UMKM Banyu­wangi,” ujar Bambang Haryono.



Sementara itu, Managing Di­rector PT Ritelindo Sukses Mak­mur Anthony Jaya Putra menga­takan, pihaknya ingin outlet a&r memiliki kekhasan sesuai budaya lokal. ”Maka, kami merangkul UMKM Banyuwangi. Kami me­nyediakan venue untuk produk kerajinan dan oleh-oleh khas Banyuwangi di lantai tiga. Kami ingin mendukung perkembangan UMKM dan pariwisata Banyu­wangi,” kata dia.



Di sisi lain, Anthony mengaku terkesan dengan pengurusan izin pendirian a&r yang menurut dia sangat mudah dan tidak berbelit-belit. Sebagai timbal balik, dia mengaku siap menjadi wajib pajak yang baik. ”Proses pembebasan lahan dan izinnya berjalan lancar. Kami sangat ber­terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi. Konsekuensinya jika usaha kami sudah berjalan, kami akan menjadi wajib pajak yang taat aturan untuk menam­bah Pendapatan Asli Dae­rah (PAD) Banyuwangi. Kami ber­harap kehadiran kami bisa mem­berikan kontribusi untuk meng­gairahkan perekonomian Banyu­wangi,” pungkasnya.



Editor : Rahman Bayu Saksono
#umkm #banyuwangi