Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sebulan Pabrik Ikan Tidak Produksi

AF Ichsan Rasyid • Rabu, 22 November 2017 | 19:58 WIB
sebulan-pabrik-ikan-tidak-produksi
sebulan-pabrik-ikan-tidak-produksi



MUNCAR-Hampir satu bulan ini sejumlah pabrik ikan yang ada di Kecamatan Muncar tidak produksi. Itu karena ikan hasil tangkapan para nelayan Muncar tidak maksimal. Karena pabrik tidak beroperasi, para buruh terpaksa libur kerja, kemarin (20/11).


Salah satu pabrik ikan yang tidak beroperasi itu adalah UD Sumber Nikmat di Desa Kedungringin, Kecataman Muncar. Gara-gara tidak beroperasi, perusahaan cold storage itu terancam gulung tikar.  “Hampir satu bulan tidak produksi, ikan lokal tidak ada,” cetus manager UD Sumber Nikmat, Frendi Dwi Purnomo.


Perusahaannya tidak beroperasi itu, terang dia, karena hasil tangkapan ikan para nelayan kurang kurang maksimal. Bahkan, saat ini banyak nelayan yang tidak melaut karena cuaca yang tidak bersahabat. “Sekarang tidak ada ikan,” katanya.


Untuk mempertahankan usahanya, Frendi mengatakan berusaha mencari ikan dengan membeli dari para nelayan di luar daerah seperti Bali dan Malang. Tapi saat ini, di luar daerah juga sering kesulitan ikan. “Ikan di luar daerah itu juga mahal,” ujarnya.


Frendi mengaku setiap hariny itu hanya membutuhkan ikan sebanyak 20 ton. Ikan itu akan dibekukan dan dikirim ke luar kota, yaitu ke Jakarta, Surabaya, dan Sulawesi. Untuk usahanya itu, dia dibantu oleh 50 karyawan. “Jika tidak produksi seperti ini, pengeluaran tetap untuk membayar karyawan dan membayar listrik,” terangya.


Frendi menyebut perusahaannya akan gulung tikar jika ikan masih sulit ditangkap. Saat ini, dia berusaha mencari informasi untuk mencari ikan. “Saya terus menghubungi teman-teman nelayan di luar daerah untuk mencari ikan,” katanya.


Sementara itu, salah satu nelayan Muncar, Ari, 45, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, mengaku tidak melaut lantaran cuaca tidak bersahabat. Selain itu, ikan di perairan Muncar juga sulit ditangkap. Bahkan, ikan lemuru masih belum muncul. “Ikan lemuru masih langka,” ungkapnya.


Nelayan lainnya, Bahrul, 50, warga Dusun Muncar Baru, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, menyampaikan saat ini ikan yang banyak ditangkap nelayan jenis tongkol dan ikan layar. Untuk ikan lemuru, masih belum muncul. “Ikan lemurunya masih menghilang,” terangnya.(rio/abi)

Editor : AF Ichsan Rasyid