RADAR BANYUWANGI - Air lemon sering dianggap sebagai minuman pembakar lemak, terutama jika dikonsumsi pada pagi hari. Namun, benarkah kebiasaan tersebut efektif menurunkan berat badan?
Segelas air lemon hangat kerap menjadi pilihan untuk memulai hari. Selain menyegarkan, minuman tersebut dipercaya mampu mempercepat metabolisme, melunturkan lemak perut, hingga membantu menurunkan berat badan.
Klaim itu banyak beredar di media sosial. Padahal, hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa air lemon memiliki kemampuan khusus untuk membakar lemak tubuh.
Baca Juga: Sering Minum Infused Water Lemon? Perhatikan Efeknya pada Gigi dan GERD
Dokter Tegaskan Air Lemon Bukan Pembakar Lemak
Dokter spesialis gizi klinik dr. Igus Ulfa Yaze, Sp.G.K., menegaskan bahwa anggapan air lemon bisa melunturkan lemak merupakan mitos.
"Jadi jangan termakan sama mitos-mitos yang bisa 'mencuci' lemakmu dengan si lemon, karena tubuh kita itu bukan piring kotor," tegasnya dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (10/9), sebagaimana diberitakan detikHealth pada 17 September 2026.
Penjelasan serupa disampaikan Robert H. Shmerling, MD, dari Harvard Health Publishing.
Dalam artikel medis yang diterbitkan pada 20 Februari 2024, Shmerling menjelaskan bahwa belum ditemukan bukti meyakinkan dari penelitian terhadap manusia yang menunjukkan bahwa menambah konsumsi air putih dapat membakar lebih banyak lemak untuk menurunkan berat badan.
Sejumlah penelitian memang menemukan potensi manfaat minum air sebelum makan. Namun, sebagian besar penelitian tersebut berskala kecil atau berlangsung dalam waktu singkat. Manfaatnya pun relatif terbatas.
Baca Juga: Protes di Gereja Minnesota Berujung Polemik Hukum, Nama Don Lemon Terseret
Mengapa Air Lemon Bisa Membantu Program Diet?
Meski bukan pembakar lemak, air lemon tetap bisa menjadi pilihan saat menjalani program penurunan berat badan.
Manfaat utamanya berasal dari pengurangan asupan kalori ketika minuman manis diganti dengan air lemon tanpa tambahan gula.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), satu kaleng soda biasa berukuran sekitar 355 mililiter mengandung sekitar 155 kalori. Sebaliknya, air putih tidak mengandung kalori.
Artinya, mengganti soda dengan air lemon tanpa gula dapat membantu mengurangi asupan energi harian.
Dokter Rahmi Sibagariang juga mengingatkan agar masyarakat tidak menambahkan terlalu banyak pemanis.
"Selain itu, penambahan gula pada air lemon justru menambah asupan kalori yang kontraproduktif terhadap target diet," ujarnya, sebagaimana dikutip RRI pada 30 Maret 2026.
Manfaat Air Lemon bagi Kesehatan
Air lemon tetap memiliki sejumlah manfaat apabila dikonsumsi secara wajar.
Mengutip Cleveland Clinic, segelas air yang dicampur dengan 48 gram perasan lemon, atau sekitar satu buah lemon, mengandung kurang lebih 11 kalori dan 18,6 miligram vitamin C.
Berikut beberapa manfaatnya.
Membantu memenuhi kebutuhan cairan. Rasa segar lemon bisa membuat sebagian orang lebih tertarik minum air putih.
Menambah asupan vitamin C. Vitamin ini berperan sebagai antioksidan, mendukung fungsi kekebalan tubuh, dan membantu pembentukan kolagen.
Menjadi alternatif minuman manis. Air lemon tanpa gula dapat membantu mengurangi konsumsi kalori dari minuman.
Mendukung kebiasaan hidup sehat. Mengganti minuman tinggi gula dengan air putih merupakan salah satu langkah sederhana untuk memperbaiki pola konsumsi.
Namun, manfaat tersebut bukan berarti air lemon mampu menghilangkan timbunan lemak secara langsung.
Baca Juga: Bubuk Sayur Organik dan Lemon Antarkan 2 Tim Juara Jagoan Tani
Hati-Hati, Air Lemon Juga Memiliki Risiko
Sifat asam pada lemon perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang mudah mengalami keluhan lambung setelah mengonsumsi minuman asam.
Selain itu, American Dental Association (ADA) mengingatkan bahwa paparan minuman asam secara berulang dapat meningkatkan risiko pengikisan email gigi.
Untuk mengurangi risiko tersebut, perhatikan beberapa hal berikut.
Campurkan lemon dengan air putih secukupnya.
Hindari penambahan gula atau sirup berlebihan.
Jangan terlalu sering menyesap minuman asam sepanjang hari.
Bilas mulut dengan air putih setelah mengonsumsinya.
Hindari langsung menyikat gigi setelah minum air lemon. ADA menyarankan menunggu sekitar satu jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam.
Baca Juga: Mengapa Kapal Otok-Otok Bisa Melaju Tanpa Baterai? Ternyata Ini Rahasia Air dan Api
Jadi, Fakta atau Mitos?
Anggapan bahwa air lemon dapat langsung membakar lemak tubuh adalah mitos. Belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung klaim tersebut.
Air lemon dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat, terutama sebagai pengganti minuman tinggi gula. Namun, penurunan berat badan tetap membutuhkan pengaturan asupan kalori, pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat yang konsisten.
Editor : Lugas Rumpakaadi