Perpenas Banyuwangi Luncurkan Portal SPMB 2027/2028, Satu Pintu 12 Unit

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 03:00 WIB
Ketua Perpenas Yunita Iliana (depan dua dari kiri) bersama Direktur BPH Perpenas Fariz Hilman Perdana (kiri) dan Rektor Untag Banyuwangi Yovita Vivianti (kanan) bersama narasumber dalam rangkaian peluncuran Portal SPMB Terpadu Tahun Ajaran 2027/2028 di Blambangan Ballroom Kokoon Hotel Banyuwangi, Rabu (7/10). (Foto: Perpenas Banyuwangi)
Ketua Perpenas Yunita Iliana (depan dua dari kiri) bersama Direktur BPH Perpenas Fariz Hilman Perdana (kiri) dan Rektor Untag Banyuwangi Yovita Vivianti (kanan) bersama narasumber dalam rangkaian peluncuran Portal SPMB Terpadu Tahun Ajaran 2027/2028 di Blambangan Ballroom Kokoon Hotel Banyuwangi, Rabu (7/10). (Foto: Perpenas Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Mencari sekolah hingga perguruan tinggi di lingkungan Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi kini tak perlu dilakukan dari satu laman ke laman lain. Perpenas meluncurkan Portal SPMB Terpadu Tahun Ajaran 2027/2028 yang menghimpun informasi dan layanan penerimaan peserta didik dari 12 unit pendidikan dalam satu pintu digital.

Portal tersebut diperkenalkan dalam peluncuran yang digelar di Blambangan Ballroom Kokoon Hotel Banyuwangi, Rabu (7/10). Masyarakat dapat mengaksesnya melalui spmb.perpenas.or.id untuk mencari informasi pendidikan mulai jenjang PAUD/TK, SMP, SMK, hingga perguruan tinggi.

Kehadiran portal tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan Perpenas. Bukan sekadar memindahkan proses pendaftaran ke ranah digital, sistem itu dirancang agar calon peserta didik dan orang tua lebih mudah membandingkan pilihan pendidikan, memahami persyaratan, sekaligus mengikuti proses SPMB secara lebih transparan.

Ketua Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Yunita Iliana mengatakan, transformasi layanan menjadi bagian dari komitmen lembaganya untuk terus memberikan kontribusi di bidang pendidikan bagi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.

“Perpenas bercita-cita untuk terus memberikan sumbangsih di bidang pendidikan bagi masyarakat, khususnya di Banyuwangi dan sekitarnya. Karena itu, layanan pendidikan juga harus terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Satu Portal, 12 Pilihan Pendidikan

Perpenas 17 Agustus 1945 Banyuwangi saat ini menaungi 12 unit pendidikan. Jenjang pendidikan yang tersedia cukup lengkap, mulai pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.

Di tingkat PAUD dan TK, terdapat KB-TK Askara, TK Siwi Peni I Banyuwangi, TK Siwi Peni II Banyuwangi, serta TK Siwi Peni Cluring.

Untuk jenjang SMP, terdapat SMP 17 Agustus 1945 Cluring, SMP 17 Agustus 1945 Glenmore, dan SMP 17 Agustus 1945 Tegaldlimo.

Sementara pada jenjang pendidikan menengah kejuruan terdapat SMK 17 Agustus 1945 Genteng, SMK 17 Agustus 1945 Cluring, SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo, serta SMK Sri Tanjung. Perpenas juga menaungi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi.

Melalui portal terpadu, informasi dari seluruh unit tersebut disajikan dalam satu platform. Pengguna dapat melihat profil satuan pendidikan, akreditasi, sambutan pimpinan, fasilitas, hingga informasi penerimaan peserta didik.

Tahapan pendaftaran, alur penerimaan, dan persyaratan juga disajikan sehingga calon peserta didik maupun orang tua memiliki gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan pilihan.

Konsep satu pintu ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin terbiasa mencari informasi pendidikan melalui perangkat digital.

SPMB Tak Lagi Sekadar Urusan Pendaftaran

Peluncuran portal tersebut tidak berdiri sendiri. Perpenas juga menggelar seminar dan workshop marketing pendidikan bertajuk “Exclusive Branding in Digital Era”.

Kegiatan menghadirkan praktisi komunikasi, public relations, media, storytelling, dan digital marketing Ade Chandra Sutrisna SIKom CDMP.

Ade yang merupakan CEO The Candi Medcom, Digital Public Relations Agency, sekaligus Co-Founder PT Fakta Kreasi Media (Berifakta.com), mengajak lembaga pendidikan melihat penerimaan peserta didik sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan.

Menurut dia, kualitas pendidikan tetap menjadi fondasi. Namun, di tengah banyaknya pilihan lembaga pendidikan, kualitas tersebut perlu dikomunikasikan melalui identitas dan branding yang kuat.

Lembaga pendidikan juga perlu menyampaikan nilai dan keunggulannya secara konsisten serta menciptakan pengalaman yang mampu membangun kepercayaan calon peserta didik dan orang tua.

Ade mengapresiasi langkah Perpenas yang mulai mempersiapkan strategi penerimaan peserta didik secara terintegrasi sejak jauh hari. Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa SPMB mulai ditempatkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun hubungan dengan masyarakat.

Bangun Ekosistem, Bukan Jalan Sendiri-sendiri

Kegiatan tersebut diikuti pengurus Perpenas, Direktur Badan Pelaksana Harian (BPH), serta pimpinan 12 unit pendidikan. Sejumlah pimpinan sekolah mitra Untag Banyuwangi dan mitra SMK juga turut hadir.

Kehadiran sekolah mitra menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan. Sekolah-sekolah tersebut selama ini turut mendorong peserta didiknya melanjutkan pendidikan ke unit-unit di bawah Perpenas.

Direktur BPH Perpenas Fariz Hilman Perdana mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema “Ekosistem Terintegrasi: Skala, Sinergi, dan Transformasi Perpenas”.

Tema tersebut menjadi penegasan bahwa pengembangan 12 unit pendidikan tidak diarahkan berjalan sendiri-sendiri. Sebaliknya, seluruh unit didorong membangun kekuatan bersama melalui sistem dan strategi yang terhubung.

“Bersatu dalam kekuatan, terhubung dalam ekosistem, dan bertumbuh menjadi institusi yang dipercaya,” tegas Fariz.

Menurut dia, Portal SPMB Terpadu bukan sekadar sistem pendaftaran baru. Lebih jauh, portal tersebut diharapkan menjadi sarana untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih mudah, cepat, terbuka, dan terjangkau.

“Dengan satu sistem dan sinergi seluruh unit, masyarakat akan lebih mudah memperoleh informasi, memahami pilihan pendidikan, dan mendapatkan pelayanan yang lebih baik dalam menentukan masa depan putra-putrinya,” ujarnya.

Teknologi Bertemu Strategi Marketing Pendidikan

Setelah peluncuran portal, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas marketing masing-masing satuan pendidikan.

Langkah tersebut memperlihatkan arah transformasi Perpenas yang tidak berhenti pada penggunaan teknologi. Digitalisasi SPMB dipadukan dengan pembenahan cara lembaga pendidikan berkomunikasi dengan masyarakat.

Dengan Portal SPMB Terpadu Tahun Ajaran 2027/2028, Perpenas mencoba menyatukan dua kebutuhan sekaligus: mempermudah masyarakat mencari dan mengakses informasi pendidikan, sekaligus memperkuat cara 12 unit pendidikan membangun kepercayaan di era digital.

Pada akhirnya, SPMB bukan hanya tentang bagaimana calon peserta didik mendaftar. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi pintu pertama bagi orang tua dan siswa untuk mengenal, mempertimbangkan, dan menentukan pilihan pendidikan bagi masa depan mereka. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
pendidikan Banyuwangi Perpenas Banyuwangi Portal SPMB SPMB 2027 SPMB terpadu