Makanan Panas Boleh Masuk Kulkas, tetapi Jangan Asal: Ini Cara yang Lebih Aman

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 14:35 WIB
Makanan yang baru dimasak dapat disimpan di dalam kulkas tanpa harus menunggu benar-benar dingin, tetapi sebaiknya dibagi ke dalam wadah kecil dan dangkal agar lebih cepat dingin. (ChatGPT)
Makanan yang baru dimasak dapat disimpan di dalam kulkas tanpa harus menunggu benar-benar dingin, tetapi sebaiknya dibagi ke dalam wadah kecil dan dangkal agar lebih cepat dingin. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI - Setelah memasak, sebagian orang memilih membiarkan makanan di meja hingga tidak lagi panas sebelum memasukkannya ke kulkas. Ada pula yang justru langsung menyimpannya agar makanan lebih cepat dingin.

Lantas, mana yang sebenarnya lebih aman?

Anggapan bahwa makanan yang masih panas sama sekali tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas ternyata kurang tepat. Makanan panas boleh ditempatkan di dalam kulkas, tetapi cara menyimpannya perlu diperhatikan, terutama jika makanan tersebut masih dalam jumlah besar.

Badan keamanan pangan Amerika Serikat, USDA, menyebut makanan panas dapat langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Untuk makanan dalam jumlah banyak, seperti sup atau semur, makanan sebaiknya dibagi ke dalam beberapa wadah kecil dan dangkal agar proses pendinginan berlangsung lebih cepat.

Mengapa makanan panas sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama?

Persoalan utama dalam menyimpan makanan bukan semata-mata karena makanan tersebut masih panas, melainkan berapa lama makanan berada pada suhu yang memungkinkan bakteri berkembang.

USDA menjelaskan bahwa bakteri dapat berkembang cepat pada kisaran suhu sekitar 4 hingga 60 derajat Celsius. Karena itu, makanan yang mudah rusak sebaiknya tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan mencapai lebih dari sekitar 32 derajat Celsius, batas waktunya menjadi satu jam.

Artinya, membiarkan makanan berjam-jam di atas meja hanya untuk menunggu sampai benar-benar dingin bukan pilihan yang lebih aman.

CDC juga menyarankan makanan hangat atau panas dibagi ke dalam beberapa wadah bersih dan dangkal sebelum dimasukkan ke kulkas. Porsi yang lebih kecil akan lebih cepat dingin dibandingkan satu wadah besar berisi makanan yang masih mengepul.

Bagaimana dengan kulkas yang harus bekerja lebih keras?

Memasukkan makanan dalam jumlah besar dan masih sangat panas memang dapat memberikan beban pendinginan tambahan pada kulkas. Namun, hal tersebut tidak berarti makanan harus dibiarkan lama di luar kulkas.

FDA menyatakan makanan panas tidak akan merusak kulkas hanya karena dimasukkan ke dalamnya. Yang lebih penting adalah membagi makanan dalam jumlah besar ke wadah dangkal sehingga panas lebih cepat keluar. Kulkas juga sebaiknya tidak dipenuhi terlalu padat agar sirkulasi udara dingin tetap berjalan dengan baik.

Karena itu, persoalannya bukan sekadar “panas atau dingin”, tetapi bagaimana makanan tersebut didinginkan dengan cepat dan aman.

Cara menyimpan makanan panas yang lebih aman

Untuk masakan dalam jumlah banyak, seperti sup, soto, sayur berkuah, atau semur, jangan langsung memasukkan satu panci besar ke dalam kulkas.

Bagilah makanan ke beberapa wadah kecil dan dangkal. Selain membuat proses pendinginan lebih cepat, cara tersebut juga membantu makanan mencapai suhu penyimpanan yang aman secara lebih merata.

Gunakan wadah yang bersih dan tertutup untuk menyimpan makanan. Penutup membantu melindungi makanan dari kontaminasi serta mencegah makanan menyerap aroma dari bahan pangan lain di dalam kulkas.

Jika makanan masih sangat panas dan jumlahnya banyak, pembagian menjadi beberapa porsi merupakan langkah yang lebih penting daripada sekadar menunggu makanan mencapai suhu ruang.

Jadi, bolehkah makanan panas langsung masuk kulkas?

Jawabannya, boleh.

Namun, jangan memasukkan satu panci besar berisi makanan yang baru matang ke dalam kulkas tanpa memperhatikan porsinya. Cara yang lebih aman adalah membaginya ke wadah kecil dan dangkal, kemudian segera menyimpannya agar makanan tidak terlalu lama berada pada suhu ruang.

Dengan demikian, anggapan bahwa makanan harus selalu dibiarkan dingin terlebih dahulu sebelum masuk kulkas tidak sepenuhnya benar. Justru, membiarkan makanan mudah rusak terlalu lama di luar kulkas dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Bagi masyarakat Banyuwangi yang terbiasa memasak dalam jumlah cukup banyak untuk keluarga, kebiasaan sederhana seperti membagi makanan menjadi beberapa wadah dapat membantu menjaga makanan tetap aman sekaligus membuat proses pendinginan lebih efektif.

Editor : Lugas Rumpakaadi
makanan panas masuk kulkas cara menyimpan makanan tips kulkas makanan sisa keamanan pangan