RADARBANYUWANGI.ID - Rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (Pekka) 2026 Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung resmi berakhir Kamis (3/9/2026).
Selama empat hari, ratusan mahasiswa baru dari berbagai penjuru Nusantara mengikuti serangkaian kegiatan, mulai pembekalan akademik, pengenalan tradisi pesantren, hingga refleksi diri.
Kegiatan yang diawali dengan pembukaan di lapangan utama Pondok Pesantren Darussalam Blokagung pada Senin (31/8) tersebut mengusung tema "Tangguh Berproses Menjadi Pribadi Ber-progres".
Melalui tema itu, mahasiswa baru didorong untuk beradaptasi sekaligus memupuk rasa tanggung jawab sebagai akademisi berbasis pesantren.
Baca Juga: Pekka 2026 Uimsya Resmi Dimulai, Ratusan Mahasiswa Baru Dikenalkan Budaya Kampus Pesantren
Uimsya merupakan kampus berbasis pesantren yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Kampus tersebut memiliki empat fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta Fakultas Ushuluddin dan Syariah.
Selain program sarjana, Uimsya juga memiliki Program Pascasarjana dengan empat program studi, yaitu Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Ekonomi Syariah, dan Studi Islam.
Baca Juga: Wisuda 326 Mahasiswa, Uimsya Blokagung Matangkan Program Doktoral
Ketua Panitia Pekka Uimsya 2026 Ahmad Fauzi mengatakan, puncak kegiatan Pekka ditutup secara meriah pada Kamis (3/9/2026) di Kampus 2 Uimsya. Acara penutupan diisi dengan penutupan resmi, sesi refleksi, serta pertunjukan koreografi massal yang dibawakan secara kompak oleh ratusan mahasiswa baru.
"Acara penutupan berlangsung dengan meriah. Peserta Pekka menampilkan koreografi dengan berbagai tulisan," ujarnya.
Sebelum penutupan, mahasiswa baru mengikuti sejumlah kegiatan pembekalan selama hari pertama dan kedua. Materi yang diberikan berkaitan dengan budaya serta lingkungan kampus.
Kemudian, pada hari ketiga, kegiatan difokuskan pada pengenalan program studi dan organisasi mahasiswa (Ormawa).
"Total ada 12 program studi dan tujuh Ormawa yang dikenalkan kepada para mahasiswa," jelasnya.
Fauzi menambahkan, tema "Tangguh Berproses Menjadi Pribadi Ber-progres" menjadi pijakan bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi secara bijak dengan lingkungan kampus.
Proses tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk berkembang dan meraih hasil maksimal selama menempuh pendidikan.
Karena itu, peserta Pekka juga diarahkan untuk membangun kesadaran diri serta rasa tanggung jawab.
"Pada momen penutupan (hari keempat) ini juga terdapat refleksi diri. Hal ini bertujuan untuk menguatkan mereka atas rasa kesadaran dan tanggung jawab," bebernya.
Rektor Uimsya Dr. KH Ahmad Munib Syafa'at, Lc., M.E.I., yang diwakili Wakil Rektor III Abdi Fauji Hadiono, M.H., menaruh harapan besar agar seluruh mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan iklim dan tradisi kampus berbasis pesantren.
Ia juga menekankan pentingnya rasa percaya diri dalam membawa nama almamater di mana pun berada.
"Mahasiswa baru diharapkan bisa segera beradaptasi dengan lingkungan kampus yang berbasis pesantren ini. Kami ingin para mahasiswa selalu bangga dan percaya diri membawa nama UIMSYA Blokagung di mana pun berada, serta berani mengenalkan kampus tercinta kita ini di lingkungan masyarakatnya masing-masing," katanya. (adv)
Editor : Agung Sedana