Lulus Uji Kompetensi, Ratusan Ners dan Bidan Unidsoe Banyuwangi Resmi Disumpah

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:30 WIB
SIMBOLIS: Rektor Dr Soekardjo menyerahkan dokumen pengukuhan profesi kepada peserta pelantikan di kampus Unidsoe pada Kamis (27/8). (Foto: Humas Unidsoe)
SIMBOLIS: Rektor Dr Soekardjo menyerahkan dokumen pengukuhan profesi kepada peserta pelantikan di kampus Unidsoe pada Kamis (27/8). (Foto: Humas Unidsoe)

RADAR BANYUWANGI – Lebih dari 100 lulusan Profesi Ners dan Profesi Bidan Universitas Dr Soekardjo (Unidsoe) resmi memasuki dunia profesional setelah dilantik dan diambil sumpah profesinya di Auditorium GBK, Kamis (27/8). Bekal pendidikan profesi dan hasil Ujian Kompetensi Nasional menjadi modal awal mereka menghadapi tantangan pelayanan kesehatan sekaligus menjaga marwah profesi.

Para lulusan tersebut sebelumnya telah menuntaskan pendidikan profesi dan mengikuti Ujian Kompetensi Nasional. Tingkat kelulusan Profesi Bidan mencapai 100 persen, sedangkan Profesi Ners mencatat angka kelulusan 90 persen.

KHIDMAT: Prosesi pegambilan sumpah oleh pengurus organisasi profesi. (Foto: Humas Unidsoe)
KHIDMAT: Prosesi pegambilan sumpah oleh pengurus organisasi profesi. (Foto: Humas Unidsoe)

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung dengan dihadiri jajaran organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), baik tingkat Jawa Timur maupun Banyuwangi.

Sejumlah unsur terkait juga hadir, mulai Dinas Kesehatan, pimpinan instansi kesehatan yang menjadi lahan praktik, PERWAKES BIDA, Ikanidsoe, hingga mitra kerja Unidsoe.

Momentum tersebut menjadi penanda bahwa para lulusan tidak lagi sekadar menyandang status akademik. Mereka dituntut menerapkan kompetensi sekaligus memegang teguh etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rektor Unidsoe Dr. Drs. H. Soekardjo, SKep, MMI, MM, MBA, menyampaikan selamat kepada para lulusan yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan profesi.

FOTO BERSAMA: Penutupan KKN Kolaboratif Banyuwangi 2026 Unidsoe X UNEJ di Auditorium GBK Unidsoe. (Foto: Humas Unidsoe)
FOTO BERSAMA: Penutupan KKN Kolaboratif Banyuwangi 2026 Unidsoe X UNEJ di Auditorium GBK Unidsoe. (Foto: Humas Unidsoe)

“Lulusan Unidsoe diharapkan dapat memberikan dampak bagi masyarakat, menjaga kehormatan profesi, dan membawa nama baik almamater,” ujarnya.

Agustus Tak Sekadar Bulan Pengukuhan

Di balik pengukuhan lulusan profesi, aktivitas sivitas akademika Unidsoe sepanjang Agustus juga bergerak cukup dinamis. Mahasiswa tidak hanya menjalani kegiatan akademik, tetapi juga turun langsung ke masyarakat hingga berkompetisi di tingkat nasional.

Salah satunya melalui KKN Kolaboratif Banyuwangi 2026. Selama 35 hari, mahasiswa Unidsoe berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Jember (Unej) di berbagai desa.

Kolaborasi tersebut melahirkan sejumlah inovasi yang menyentuh berbagai bidang, mulai lingkungan, kewirausahaan, hingga kesehatan. Pada seremoni penutupan dan expo inovasi, Unidsoe juga dipercaya menjadi tuan rumah.

PUKUL GONG: Seremoni PKKMB 2026 Gen Cakrawala. (Foto: Humas Unidsoe)
PUKUL GONG: Seremoni PKKMB 2026 Gen Cakrawala. (Foto: Humas Unidsoe)

Usai KKN Kolaboratif, aktivitas mahasiswa berlanjut melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan selama tiga hari tersebut diikuti hampir 200 mahasiswa baru dengan mengusung tema GEN CAKRAWALA.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada pengembangan akademik. Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis (TLM) mengikuti Kuliah Pakar bersama Kolegium Teknologi Laboratorium.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program studi sekaligus persiapan menuju Akreditasi Unggul.

Prestasi Nasional Ikut Menguatkan

Di tengah padatnya aktivitas akademik dan pengabdian, mahasiswa Unidsoe juga mencatat prestasi di tingkat nasional.

Alya Eka Septi, mahasiswa D3 Farmasi, berhasil meraih Juara 1 Poster HIMABI EXPONER 2026. Prestasi tersebut diraih setelah mengungguli peserta dari perguruan tinggi ternama, termasuk Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga.

BUAH PRESTASI: Penyerahan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi saat upacara peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di lapangan Unidsoe. (Foto: Humas Unidsoe)
BUAH PRESTASI: Penyerahan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi saat upacara peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di lapangan Unidsoe. (Foto: Humas Unidsoe)

Prestasi lainnya datang dari mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan yang berhasil meraih Juara 1 SMART BUSINESS COMPETITION 2026.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Unidsoe. Bidang Kemahasiswaan memberikan beasiswa prestasi sebagai bentuk dukungan institusi terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

Bagi Unidsoe, capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pengembangan mahasiswa tidak berhenti pada ruang kuliah. Pengalaman organisasi, pengabdian, kompetisi, dan penguatan kompetensi menjadi bagian dari proses mempersiapkan lulusan.

“Beragam kegiatan dan prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unidsoe memiliki ruang untuk berkembang dan mampu berdiri sejajar dengan mahasiswa dari perguruan tinggi ternama di Indonesia,” imbuh Soekardjo. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Profesi Ners Profesi Bidan lulusan kesehatan prestasi mahasiswa unidsoe banyuwangi