RadarBanyuwangi.id – Dirintis oleh I Ketut Renen selaku Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Giri (Smagi) Taruna Bangsa.
Tepatnya tahun lalu saat Ketut diundang pemerintah Tiongkok untuk memperkenalkan kerjasama beasiswa, bagi lulusan SMA/SMK Indonesia terutama Banyuwangi.
Tidak menunggu lama, peluang itu ditularkan kepada guru, siswa dan wali murid.
Seolah gayung bersambut, tiga siswa langsung mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa di Tiongkok.
Butuh waktu yang tidak sebentar, karena seleksi yang sangat ketat serta persiapan yang harus dilakukan terlebih dahulu.
Akhirnya, tiga siswa Smagi Taruna Bangsa mendapatkan beasiswa untuk melanjutnya jenjang pendidikan lebih tinggi.
Daffa Al Fackrezy dan Azwa Anindya Putri Hendrawan diterima di Jinling Institute of Technology pada jurusan International economics & Trade.
Sementara Rizky Syahdan Abdul Rahman pada jurusan Business Administration di Jiaxing University provinsi Zheijang.
Peraihan prestasi ini langsung mendapatkan apreasiasi dari Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Cabdindikprovjatim) wilayah Banyuwangi Iwan Triyono.
Ketiga siswa tersebut dilepas langsung dari Smagi Taruna Bangsa pada Rabu (26/8).
Selain ketiga siswa sebagai penerima beasiswa yang didampingi wali murid, juga tampak seluruh wakasek dan guru pembimbing.
Pada sambutannya Iwan Triyono menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah serta guru yang sudah membimbing dan mengantarkan anak didiknya untuk mencapai apa yang menjadi impian mereka.
Apresiasi juga disampaikan kepada wali murid, atas dukungan dan partisipasi terhadap program-program Smagi Taruna Bangsa.
Iwan mengharapkan terobosan seperti ini bisa menjadi acuan bagi sekolah lain di wilayah naungannya.
Dengan begitu, menurut keterangan Ketut, Smagi Taruna Bangsa sudah ada 4 siswa yang mendapatkan beasiswa ke Tiongkok.
Yang pertama adalah Ferio, siswa lulusan tahun akademik 2024/2025.
Tahun ini, lulusan 2025/2026 ada tiga siswa.
“Hal ini sejalan dengan visi misi sekolah. Smagi Goes International,” ujar Ketut.
Smagi akan semakin dikenal hingga dunia internasional.
Sebagai bukti selain ketiga siswa penerima beasiswa di Tiongkok.
Beberapa waktu lalu enam delegasi Smagi Taruna Bangsa juga mengikuti Nairong International Student’s Conference (NISC) di Thailand.
Kedepan, masih lanjut Ketut, diharapkan semakin banyak siswa yang berminat dan lolos menerima beasiswa di Tiongkok.
Dan tidak menutup kemungkinan kerjasama seperti ini akan diperluas ke negara-negara lain didunia.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha