41 Regu Siap Berburu Misi di Digi MR 2026, Jelajah AWT Banyuwangi Dimulai

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Regu SMPN 1 Giri siap berkompetisi pada event Digi MR 2026. (ISTIMEWA)
Regu SMPN 1 Giri siap berkompetisi pada event Digi MR 2026. (ISTIMEWA)

RADAR BANYUWANGI — Sebanyak 41 regu pramuka SMP dan MTs se-Banyuwangi siap menguji keterampilan, pengetahuan, hingga kemampuan memanfaatkan teknologi digital dalam Radar Banyuwangi Digital Mission Race (Digi MR) 2026, Sabtu (22/8/2026). Digelar di Agro Wisata Tamansuruh (AWT), ajang ini bukan sekadar lomba ketangkasan, tetapi mengajak peserta menjelajah Banyuwangi sembari menuntaskan misi dan peduli lingkungan.

Event yang mengusung tagline “Jelajah Banyuwangi, Tuntaskan Misi, Jaga Bumi” tersebut memadukan berbagai unsur dalam satu arena. Peserta akan bersentuhan dengan keterampilan dan pengetahuan kepramukaan, petualangan, pendidikan, budaya, pariwisata, lingkungan, jurnalistik, hingga teknologi digital.

Hingga pukul 16.30 WIB pada Rabu (20/8), sebanyak 41 regu telah memastikan diri menjadi peserta. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pematangan persiapan panitia.

Technical Meeting Jadi Bekal Sebelum Berburu Misi

Sebelum memasuki arena perlombaan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti technical meeting (TM) yang digelar secara daring pada Jumat (21/8) pagi.

TM menjadi tahapan penting karena peserta akan mendapatkan penjelasan teknis yang menjadi bekal sebelum perlombaan dimulai.

Regu SMPN 1 Licin siap berkompetisi pada event Digi MR 2026. (ISTIMEWA)
Regu SMPN 1 Licin siap berkompetisi pada event Digi MR 2026. (ISTIMEWA)

Panitia tidak hanya menyampaikan tata tertib. Berbagai hal krusial seperti mekanisme perlombaan, misi yang harus dituntaskan setiap regu, sistem penilaian, hingga ketentuan lain yang berkaitan dengan lomba akan dijelaskan dalam pertemuan tersebut.

Dengan demikian, setiap regu memiliki pemahaman yang sama sebelum memulai petualangan di arena Digi MR 2026.

Persiapan Event Sudah 95 Persen

Di tengah antusiasme peserta, persiapan panitia juga terus dikebut.

Manager Event Jawa Pos Radar Banyuwangi Gerda Sukarno mengatakan, persiapan teknis secara umum telah mendekati tahap akhir.

“Persiapan sudah 95 persen. Tinggal pemasangan barcode di pos-pos yang sudah kami siapkan,” ujarnya.

Pemasangan barcode menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Digi MR 2026 karena peserta akan menjalankan misi di sejumlah pos yang telah disiapkan panitia.

Teknologi digital tersebut sekaligus menjadi pembeda ajang ini dengan lomba kepramukaan konvensional. Peserta tidak hanya mengandalkan ketangkasan fisik, tetapi juga dituntut mampu mengikuti instruksi dan menyelesaikan tantangan berbasis teknologi.

Bukan Sekadar Adu Cepat

Digi MR 2026 dirancang sebagai ajang yang menggabungkan sejumlah pengalaman dalam satu perlombaan.

Peserta akan diajak mengenal lebih dekat potensi Banyuwangi melalui unsur budaya dan pariwisata. Pada saat yang sama, aspek kepedulian lingkungan menjadi bagian dari misi yang harus diselesaikan.

Kemampuan jurnalistik dan teknologi digital juga masuk dalam rangkaian tantangan.

Konsep tersebut membuat peserta tidak hanya bergerak dari satu pos menuju pos berikutnya. Mereka juga dituntut mengamati lingkungan sekitar, memahami informasi, mengasah kreativitas, serta menggunakan teknologi sebagai bagian dari penyelesaian misi.

Bagi anggota pramuka usia SMP dan MTs, pola pembelajaran seperti itu menjadi pengalaman yang menggabungkan aktivitas luar ruang dengan keterampilan yang relevan di era digital.

Jelajah Banyuwangi dengan Semangat Pramuka

Pemilihan Agro Wisata Tamansuruh sebagai lokasi penyelenggaraan turut memperkuat konsep petualangan yang diusung Digi MR 2026.

Lingkungan agro wisata menjadi ruang bagi peserta untuk menguji kemampuan sekaligus berinteraksi dengan suasana alam Banyuwangi.

Tagline “Jelajah Banyuwangi, Tuntaskan Misi, Jaga Bumi” menjadi benang merah seluruh rangkaian kegiatan.

Peserta tidak hanya ditantang menyelesaikan misi, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan selama mengikuti kegiatan.

Karena itu, keberhasilan dalam Digi MR 2026 bukan semata-mata soal siapa yang paling cepat mencapai garis akhir. Kemampuan bekerja sama, membaca situasi, memecahkan persoalan, memahami pesan yang diberikan dalam setiap misi, serta menjaga lingkungan menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dibangun.

Sabtu, Puluhan Regu Siap Turun ke Arena

Setelah mengikuti technical meeting, puluhan regu akan mulai berhadapan dengan tantangan Digi MR 2026 pada Sabtu (22/8).

Masing-masing regu akan menjalankan misi sesuai mekanisme yang dijelaskan panitia. Sistem penilaian dan tantangan yang telah disiapkan menjadi bagian yang akan menentukan hasil akhir perlombaan.

Dengan persiapan yang telah mencapai 95 persen dan 41 regu yang sudah terdaftar, seluruh perangkat event kini tinggal menunggu pelaksanaan.

Digi MR 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang memenangkan lomba. Puluhan regu pramuka akan diajak mengenal Banyuwangi melalui petualangan yang menggabungkan kepramukaan, teknologi, budaya, jurnalistik, pariwisata, dan kepedulian lingkungan—tepat seperti semangat “Jelajah Banyuwangi, Tuntaskan Misi, Jaga Bumi”. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Agro Wisata Tamansuruh Digi MR 2026 lomba pramuka misi digital radar banyuwangi