Sering Taruh HP di Samping Tempat Tidur Saat Malam? Ini Dampaknya bagi Kualitas Tidur

Shinta Ayu Rahma Wardani • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Menaruh HP di samping tempat tidur. (Pexels/Polina)
Menaruh HP di samping tempat tidur. (Pexels/Polina)

RADAR BANYUWANGI - Meletakkan HP di samping tempat tidur sebelum terlelap mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang.

Ponsel digunakan sebagai alarm, untuk mengecek pesan terakhir, atau sekadar menemani sebelum mata terpejam.

Layar kemudian dimatikan, tetapi ponsel tetap berada di atas kasur atau meja di samping kepala hingga pagi.

Kebiasaan tersebut sebenarnya tidak selalu berarti ponsel secara langsung membahayakan kesehatan.

Namun, penggunaan HP menjelang tidur dan keberadaan notifikasi di malam hari dapat mengganggu waktu serta kualitas istirahat.

Alodokter menyebut penggunaan ponsel sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas tidur.

Salah satu faktornya adalah paparan cahaya dari layar yang dapat memengaruhi produksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur dan bangun.

Persoalannya bukan hanya layar.

Ketika HP masih aktif, suara, getaran, atau notifikasi yang masuk sewaktu-waktu juga berpotensi mengganggu tidur.

Seseorang yang terbangun untuk memeriksa pesan atau media sosial kemudian dapat semakin sulit kembali beristirahat.

Kebiasaan tersebut juga bisa membuat waktu tidur mundur tanpa disadari.

Niat awal hanya memeriksa satu pesan dapat berlanjut dengan membuka media sosial, membaca berita, menonton video, atau melakukan aktivitas lain di layar.

Alodokter juga mengingatkan bahwa penggunaan ponsel sebelum tidur dapat berkaitan dengan kebiasaan doomscrolling, yakni terus-menerus menggulir dan mengonsumsi informasi, termasuk berita negatif.

Aktivitas tersebut dapat membuat seseorang tetap terjaga dan merasa lebih cemas atau tertekan.

Karena itu, persoalan utamanya bukan sekadar apakah HP berada satu atau dua meter dari kepala.

Yang lebih penting adalah bagaimana perangkat tersebut digunakan menjelang waktu tidur dan apakah keberadaannya membuat seseorang terus berinteraksi dengan layar.

Jangan Isi Daya HP di Atas Kasur

Ada persoalan lain yang tidak kalah penting, yakni kebiasaan mengisi daya HP ketika tidur.

Meletakkan perangkat yang sedang dicas di atas kasur, di bawah bantal, atau di bawah selimut sebaiknya dihindari.

Area tersebut dapat membatasi ventilasi dan membuat panas dari perangkat maupun pengisi daya tidak terbuang dengan baik.

Apple, misalnya, secara khusus menyarankan agar perangkat, adaptor, dan pengisi daya berada di area dengan ventilasi yang memadai ketika digunakan atau sedang mengisi daya.

Perusahaan tersebut juga memperingatkan agar perangkat yang terhubung ke sumber listrik tidak ditempatkan di bawah selimut, bantal, atau tubuh.

Pengguna juga sebaiknya tidak memakai kabel atau adaptor yang rusak.

Kabel yang mengalami kerusakan maupun yang diisi daya dalam kondisi lembap dapat meningkatkan risiko kebakaran, sengatan listrik, cedera, atau kerusakan perangkat.

Karena itu, tempat pengisian daya sebaiknya berupa permukaan keras dan terbuka, seperti meja.

Posisi tersebut juga membuat perangkat lebih mudah dipantau apabila muncul panas yang tidak biasa.

Cara Membatasi HP Sebelum Tidur

Bagi yang masih membutuhkan HP sebagai alarm, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan.

Pertama, aktifkan Mode Pesawat atau mode senyap sesuai kebutuhan.

Mode tersebut dapat membantu mengurangi gangguan komunikasi masuk ketika seseorang sedang tidur.

Jika tidak perlu menerima panggilan darurat atau pesan penting, koneksi yang tidak dibutuhkan juga dapat dimatikan.

Kedua, letakkan HP di meja yang tidak mudah dijangkau dari tempat tidur.

Tujuannya bukan karena ada bukti bahwa jarak tertentu secara otomatis membuat radiasi HP menjadi berbahaya, melainkan untuk mengurangi dorongan untuk mengambil perangkat dan mengecek layar saat malam.

Ketiga, pertimbangkan menggunakan jam weker konvensional.

Cara ini membuat seseorang tidak perlu membawa HP ke tempat tidur hanya karena membutuhkan alarm pada pagi hari.

Keempat, buat rutinitas tanpa layar sebelum tidur.

Membaca buku, menulis jurnal, melakukan peregangan ringan, atau melakukan aktivitas santai lainnya dapat menjadi pengganti kebiasaan menggulir layar.

Terakhir, jika HP harus diisi daya semalaman, pastikan perangkat dan pengisi daya berada di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

Hindari menaruhnya di atas kasur, di bawah bantal, atau tertutup selimut.

Menjauhkan HP dari tempat tidur bukan berarti perangkat harus ditinggalkan sepenuhnya.

Langkah tersebut lebih merupakan cara sederhana untuk membatasi gangguan dari layar dan notifikasi sekaligus menjaga keamanan ketika ponsel sedang diisi daya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
HP sebelum tidur kualitas tidur kebiasaan bermain HP bahaya charging HP tips tidur sehat