Tak Cuma Skincare, 6 Buah Ini Punya Nutrisi yang Mendukung Kesehatan Kulit

Desila Aini Hidayah • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:53 WIB
Tak hanya skincare, pola makan juga berperan dalam kesehatan kulit. (Pexels/Din Aziz)
Tak hanya skincare, pola makan juga berperan dalam kesehatan kulit. (Pexels/Din Aziz)

RADAR BANYUWANGI - Perawatan kulit tidak hanya soal produk yang digunakan dari luar.

Apa yang dikonsumsi sehari-hari juga menjadi bagian dari kebiasaan yang dapat mendukung kesehatan kulit.

Buah menjadi salah satu pilihan yang mudah dimasukkan ke dalam menu harian.

Kandungan vitamin, mineral, air, serat, dan berbagai senyawa antioksidan di dalamnya dibutuhkan tubuh untuk menjalankan beragam fungsi.

Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada satu jenis buah yang secara instan membuat kulit menjadi lebih sehat.

Kondisi kulit dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan, hidrasi, tidur, aktivitas fisik, paparan lingkungan, dan kebiasaan merawat kulit.

Berikut sejumlah buah yang dapat menjadi bagian dari pola makan beragam untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

1. Jeruk, sumber vitamin C yang dibutuhkan tubuh

Jeruk dikenal sebagai salah satu sumber vitamin C.

Vitamin tersebut berperan sebagai kofaktor dalam proses pembentukan kolagen di dalam tubuh.

Kolagen merupakan protein struktural yang terdapat pada berbagai jaringan tubuh, termasuk kulit.

Karena itu, memenuhi kebutuhan vitamin C melalui makanan merupakan bagian dari pola makan yang mendukung fungsi normal tubuh.

Selain jeruk, vitamin C juga dapat diperoleh dari berbagai buah dan sayuran lainnya.

Artinya, manfaatnya tidak perlu dicari hanya dari satu jenis buah.

Variasi makanan justru penting agar tubuh memperoleh beragam zat gizi.

2. Pepaya, pilihan buah yang kaya vitamin

Pepaya dapat menjadi pilihan lain untuk menu harian.

Buah ini mengandung sejumlah vitamin dan senyawa bioaktif yang membuatnya menarik sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Selain kandungan nutrisinya, pepaya juga relatif mudah ditemukan.

Bagi masyarakat yang mencari pilihan buah dengan harga terjangkau, pepaya dapat menjadi salah satu alternatif untuk dikonsumsi secara rutin.

Meski demikian, konsumsi pepaya sebaiknya tidak diposisikan sebagai pengganti perawatan kulit atau obat untuk mengatasi masalah kulit tertentu.

3. Alpukat mengandung lemak sehat dan vitamin E

Alpukat memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan buah dengan kandungan air tinggi. 

Buah ini mengandung lemak tak jenuh serta vitamin E.

Vitamin E merupakan salah satu antioksidan yang berhubungan dengan perlindungan sel dari stres oksidatif.

Sejumlah kajian mengenai nutrisi dan kesehatan kulit juga membahas peran vitamin E dalam menjaga fungsi kulit.

Alpukat dapat dimasukkan ke dalam pola makan yang beragam.

Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi dan keseluruhan pola makan.

4. Semangka membantu menambah asupan cairan

Semangka memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk membantu memenuhi asupan cairan.

Hidrasi merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh.

Namun, mengandalkan buah saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan.

Air putih tetap menjadi sumber utama yang perlu diperhatikan sepanjang hari.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan cuaca panas atau sering melakukan aktivitas di luar ruangan, menjaga kecukupan cairan menjadi kebiasaan yang tidak kalah penting daripada memilih jenis buah tertentu.

5. Stroberi dan blueberry kaya senyawa antioksidan

Kelompok buah beri, termasuk stroberi dan blueberry, mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan.

Antioksidan sering dibahas dalam kaitannya dengan kemampuan tubuh menghadapi stres oksidatif.

Vitamin C, vitamin E, dan kelompok karotenoid merupakan beberapa contoh senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan dan terdapat dalam berbagai makanan.

Karena kandungan setiap buah berbeda, mengonsumsi beragam jenis buah dapat menjadi cara sederhana untuk memperluas sumber zat gizi dalam menu sehari-hari.

6. Tomat mengandung likopen

Tomat juga layak masuk dalam pilihan menu.

Buah ini mengandung likopen, salah satu jenis karotenoid yang banyak terdapat pada makanan berwarna merah.

Likopen termasuk kelompok senyawa yang banyak dikaji sebagai antioksidan.

Namun, keberadaan likopen dalam makanan tidak berarti seseorang bisa mengabaikan perlindungan kulit dari sinar matahari.

Bagi orang yang sering bekerja atau beraktivitas di luar ruangan, perlindungan dari paparan ultraviolet tetap diperlukan.

Konsumsi makanan bergizi dan perawatan kulit sebaiknya berjalan beriringan.

Jangan berharap perubahan kulit terjadi secara instan

Mengonsumsi buah secara rutin bukan jalan pintas untuk mendapatkan kulit yang langsung terlihat berbeda.

Pola makan hanyalah salah satu bagian dari kebiasaan hidup yang berkaitan dengan kesehatan secara keseluruhan.

Kebutuhan cairan perlu dipenuhi, waktu tidur dijaga, aktivitas fisik dilakukan secara rutin, dan kebersihan kulit tetap diperhatikan.

Bagi mereka yang banyak terpapar matahari, langkah perlindungan dari sinar ultraviolet juga penting.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah keberagaman makanan.

Tidak perlu terpaku pada satu buah karena tidak ada satu jenis makanan yang mampu menyediakan seluruh kebutuhan nutrisi tubuh.

Jeruk, pepaya, alpukat, semangka, buah beri, dan tomat dapat menjadi bagian dari pilihan tersebut.

Masyarakat juga bisa mengombinasikannya dengan buah dan sayuran lain agar pola makan menjadi lebih beragam.

Menjaga kesehatan kulit bukan perkara mencari satu makanan yang dianggap paling ampuh.

Kebiasaan makan yang baik, cukup minum, tidur teratur, aktif bergerak, serta perawatan dan perlindungan kulit merupakan rangkaian kebiasaan yang lebih masuk akal untuk dipertahankan dalam jangka panjang.

Editor : Lugas Rumpakaadi
buah untuk kulit sehat nutrisi kulit manfaat buah pola makan sehat kesehatan kulit