Mengenal Queer, Huruf Q dalam LGBTQ+: Arti hingga Sejarah Perubahan Makna

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi LGBTQ+ (ChatGPT)
Ilustrasi LGBTQ+ (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI – Istilah LGBTQ+ semakin sering muncul dalam berbagai pembahasan sosial dan budaya. Namun, tidak semua orang memahami arti setiap huruf di dalamnya. Salah satunya adalah huruf Q, yang merupakan singkatan dari queer.

Lantas, apa itu queer?

Secara umum, queer merupakan istilah payung bagi orang yang orientasi seksual atau identitas gendernya berada di luar kategori heteroseksual atau cisgender. Istilah tersebut dapat mencakup berbagai identitas, termasuk lesbian, gay, biseksual, transgender, maupun orang yang tidak ingin membatasi dirinya pada satu label tertentu.

Makna queer sendiri memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Istilah yang dahulu digunakan sebagai sebutan bernada negatif kini diambil kembali oleh sebagian komunitas dan digunakan sebagai identitas dengan makna yang lebih positif.

Dari Kata yang Bermakna “Aneh”

Secara etimologis, queer berasal dari bahasa Inggris yang pada awal penggunaannya berkaitan dengan sesuatu yang dianggap aneh, tidak biasa, atau menyimpang dari kebiasaan.

Pada akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, kata tersebut kemudian banyak digunakan sebagai hinaan terhadap orang homoseksual.

Seiring perkembangan gerakan hak-hak LGBTQ+, makna kata tersebut mengalami perubahan. Sejak akhir 1980-an, sebagian aktivis dan akademisi mulai menggunakan queer sebagai istilah yang mereka ambil kembali (reclaimed word).

Dalam konteks tersebut, queer tidak lagi semata-mata dipakai sebagai hinaan. Sebagian orang menggunakannya sebagai identitas yang mencerminkan keberagaman orientasi seksual dan identitas gender.

Mengapa Ada Huruf Q dalam LGBTQ+?

Huruf Q dalam LGBTQ+ umumnya merujuk pada queer. Dalam sejumlah konteks, Q juga dapat merujuk pada questioning, yakni orang yang masih mengeksplorasi atau mempertanyakan orientasi seksual maupun identitas gendernya.

Karena itu, penggunaan Q tidak selalu memiliki satu arti yang sama dalam setiap konteks.

Seseorang yang menggunakan istilah queer sebagai identitas dapat merasa bahwa kategori seksual atau gender yang tersedia terlalu terbatas untuk menggambarkan dirinya.

Istilah tersebut juga dapat digunakan oleh orang yang memandang identitas atau ekspresi gender dan orientasi seksualnya tidak selalu berada dalam kategori yang kaku.

Queer dalam Kajian Akademis

Kata queer tidak hanya digunakan sebagai identitas. Istilah tersebut juga memiliki tempat dalam kajian akademis melalui konsep teori queer.

Dalam konteks akademis, teori queer digunakan untuk mengkaji bagaimana masyarakat membentuk dan mempertahankan norma mengenai gender, seksualitas, serta hubungan sosial.

Kajian tersebut mempertanyakan anggapan bahwa kategori seperti gender dan orientasi seksual selalu bersifat tetap dan harus mengikuti batasan tertentu.

Karena itu, makna queer dalam kajian akademis dapat berbeda dengan penggunaannya sebagai identitas pribadi.

Queer Tidak Selalu Dipakai Semua Orang LGBTQ+

Meski queer sering disebut sebagai istilah payung dalam LGBTQ+, bukan berarti semua orang LGBTQ+ mengidentifikasi dirinya sebagai queer.

Sebagian orang lebih memilih identitas yang lebih spesifik, seperti lesbian, gay, biseksual, atau transgender. Sebagian lainnya memilih menggunakan queer karena merasa istilah tersebut lebih sesuai dengan pengalaman atau cara mereka memahami identitasnya.

Penggunaan istilah ini juga sangat bergantung pada konteks budaya, sosial, dan pilihan pribadi seseorang.

Dengan demikian, Q dalam LGBTQ+ umumnya berarti queer, sebuah istilah yang memiliki sejarah panjang dan mengalami perubahan makna. Dari kata yang dahulu kerap digunakan sebagai ejekan, istilah tersebut kemudian digunakan kembali oleh sebagian komunitas sebagai identitas sekaligus istilah yang menggambarkan keberagaman.

Pemaknaan queer juga perlu dipahami dalam konteks penggunaannya. Tidak semua orang yang berada dalam komunitas LGBTQ+ menggunakan istilah tersebut untuk dirinya sendiri. (*)

Editor : Ali Sodiqin
arti queer LGBTQ+ huruf Q queer adalah sejarah queer