Bupati Ipuk Ajak Pelajar Banyuwangi Aktif Ikut Kompetisi untuk Asah Percaya Diri

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 00:30 WIB
ANTUSIAS: Bupati Ipuk menyalami para siswa saat menghadiri English Speech Contest 2026 di MAN 1 Banyuwangi Rabu pekan lalu (29/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
ANTUSIAS: Bupati Ipuk menyalami para siswa saat menghadiri English Speech Contest 2026 di MAN 1 Banyuwangi Rabu pekan lalu (29/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Panggung kompetisi bisa menjadi ruang kecil untuk membangun keberanian besar. Di hadapan juri dan puluhan peserta lain, para pelajar Banyuwangi belajar satu hal penting: berani tampil dan menyampaikan gagasan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.

Pesan itu disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menghadiri English Speech Contest 2026 di MAN 1 Banyuwangi, Rabu (29/7). Kompetisi yang diinisiasi Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) tersebut diikuti 87 pelajar SMP dan MTs dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Ipuk mengajak para pelajar aktif mengikuti berbagai kompetisi. Menurut dia, ajang perlombaan bukan hanya tentang mengejar piala atau menjadi juara, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter dan meningkatkan kepercayaan diri.

Kompetisi, kata Ipuk, dapat melatih kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking. Selain itu, pelajar juga dituntut mampu berpikir kritis dan berani menyampaikan gagasan di hadapan orang lain.

“Berani mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan. Jangan pernah takut untuk tampil dan ikut semacam kompetisi ini. Melalui English Speech Contest ini, kalian bisa mengasah kemampuan komunikasi, memperkuat rasa percaya diri, sekaligus menunjukkan potensi terbaik yang kalian miliki,” tutur Ipuk.

Pesan tersebut seolah langsung dipraktikkan para peserta. Satu per satu pelajar tampil di hadapan juri dengan kemampuan terbaik mereka.

Para peserta membawakan pidato berbahasa Inggris dengan tema “Budaya dan Pariwisata Banyuwangi”. Tema tersebut membuat kompetisi tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan bahasa asing, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk mengenalkan potensi daerahnya.

Salah satunya ditunjukkan Ilhamka Cahya Al Kholidi dari SMPN 1 Banyuwangi. Dia tampil percaya diri saat menyampaikan pidato di hadapan juri.

Dengan suara lantang dan penyampaian yang meyakinkan, Ilhamka mengajak audiens mengenal keindahan Taman Nasional Alas Purwo. Destinasi wisata yang berada di ujung timur Pulau Jawa tersebut merupakan salah satu tujuan wisata unggulan Banyuwangi.

Ilhamka memaparkan potensi Alas Purwo secara detail dan menarik. Kawasan tersebut juga memiliki nilai penting dalam konservasi lingkungan karena telah ditetapkan sebagai bagian dari cagar biosfer dunia oleh UNESCO.

Bagi para peserta, kompetisi tersebut menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Mereka mendapatkan kesempatan untuk berdiri di atas panggung, mengolah gagasan, menguasai rasa gugup, dan menyampaikan pesan dengan bahasa yang mereka pelajari.

Dari panggung English Speech Contest 2026, keberanian untuk tampil menjadi pengalaman yang tidak kalah penting dari hasil akhir kompetisi. Sebab, kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan percaya diri merupakan bekal yang akan terus dibutuhkan pelajar ketika melangkah ke jenjang pendidikan dan kehidupan yang lebih luas. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
English Speech Contest Kompetisi pelajar pelajar banyuwangi Public Speaking Percaya Diri