Sukma Sang Kesatria Bangkit, Panggung Kolosal Warnai HUT ke-75 SMPK Santo Yusuf Banyuwangi

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 06:07 WIB
Penampilan siswa siswi SMPK Santo Yusuf dalam pageralan Ranjana Specackle dalam rangkaian HUT ke 75 SMPK Santo Yusuf Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Penampilan siswa siswi SMPK Santo Yusuf dalam pageralan Ranjana Specackle dalam rangkaian HUT ke-75 SMPK Santo Yusuf Banyuwangi. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Siapa sangka sebuah pertunjukan yang seluruh pemainnya merupakan siswa mampu menghadirkan kemegahan layaknya produksi teater profesional. 

Panggung megah, tata cahaya yang dinamis, musik yang menghidupkan suasana, hingga koreografi yang tertata rapi menyatu dalam Ranjana Spectacle, pertunjukan kolosal yang menjadi puncak perayaan HUT ke-75 SMPK Santo Yusuf dan HUT ke-65 SMAK Hikmah Mandala pada Sabtu malam (1/8/2026).

Sejak lampu panggung menyala, ratusan pasang mata dibuat terpukau. Adegan demi adegan mengalir mulus dengan perpindahan yang nyaris tanpa cela. Puluhan bahkan ratusan siswa tampil percaya diri, memainkan peran masing-masing dengan disiplin tinggi. Tak hanya menghibur, pertunjukan itu memperlihatkan hasil proses panjang yang dibangun melalui latihan, kerja sama, dan komitmen.

Kepala SMPK Santo Yusuf Banyuwangi Rm David Morrison Marrus MPd MFil menjelaskan, Ranjana Spectacle Parakramah-Sukma Sang Kesatria ini menjelaskan nilai-nilai keberanian, ketangguhan, integritas, dan pengabdian yang menjadi jiwa seorang kesatria.

"Parakramah" dimaknai sebagai keberanian dan semangat pantang menyerah, sedangkan "Sukma Sang Kesatria" menggambarkan jiwa yang berkarakter, berintegritas, serta selalu berpihak pada kebenaran.

"Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pendidikan yang selama puluhan tahun ditanamkan kedua sekolah, yakni membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian, dan jiwa melayani," ujar Rm David. 

Rm David menjelaskan, di usia 75 tahun SMPK Santo Yusuf dan 65 tahun SMAK Hikmah Mandala, Ranjana Spectacle bukan sekadar hiburan perayaan ulang tahun.

Pertunjukan itu menjadi refleksi perjalanan panjang dua lembaga pendidikan dalam membangun manusia seutuhnya.

Sebab, di balik gemerlap panggung dan tepuk tangan penonton, tersimpan pesan bahwa seni bukan pelengkap pendidikan, melainkan bagian penting dari proses membentuk karakter, empati, dan semangat berkarya. Itulah warisan yang terus dijaga dan diteruskan kepada setiap generasi.

"Di atas panggung itulah para siswa membuktikan bahwa belajar bukan hanya membaca buku, tetapi juga belajar menjadi manusia yang mampu bekerja bersama, berkarya, dan menginspirasi," pungkas Rm David.

Editor : Lugas Rumpakaadi
SMPK Santo Yusuf Banyuwangi