RADARBANYUWANGI.ID - Pernah merasa tubuh lebih cepat gerah saat mengenakan pakaian hitam di bawah terik matahari? Ternyata kondisi tersebut bukan sekadar perasaan. Secara ilmiah, warna hitam memang mampu menyerap lebih banyak energi cahaya dibandingkan warna terang sehingga suhu permukaannya meningkat lebih cepat.
Fenomena ini sering dirasakan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama saat matahari berada pada intensitas tertinggi.
Salah satunya diungkapkan Aisyah, 19. Menurutnya, mengenakan pakaian hitam ketika cuaca sedang panas membuat tubuh lebih cepat berkeringat.
"Kalau pakai baju hitam saat cuaca lagi terik, panasnya terasa langsung ke badan. Jadinya cepat gerah dan gampang berkeringat," ujarnya.
Dalam ilmu fisika, sinar matahari membawa energi dalam bentuk gelombang cahaya. Ketika cahaya mengenai suatu benda, sebagian energi dipantulkan, sedangkan sisanya diserap oleh permukaan benda tersebut.
Energi yang terserap kemudian berubah menjadi energi panas. Semakin banyak cahaya yang diserap, semakin tinggi pula suhu permukaan benda.
Mengacu pada penjelasan Sciencing, warna hitam menyerap hampir seluruh panjang gelombang cahaya yang mengenainya dan hanya memantulkan sedikit cahaya kembali. Kondisi inilah yang menyebabkan pakaian hitam terasa lebih panas saat digunakan di bawah sinar matahari.
Sebaliknya, warna putih memantulkan sebagian besar cahaya matahari sehingga energi yang diserap jauh lebih sedikit. Akibatnya, kenaikan suhu pada permukaan berwarna terang tidak sebesar permukaan berwarna gelap.
Selain dipengaruhi warna, kemampuan suatu benda menyerap dan melepaskan panas juga berkaitan dengan sifat termalnya yang dikenal sebagai emisivitas.
Dalam buku Rekayasa Sistem Termal dan Energi karya Rahadian Nopriantoko dijelaskan bahwa permukaan dengan emisivitas tinggi, seperti warna hitam, lebih efisien memancarkan radiasi termal. Namun, sebelum panas tersebut dilepaskan, permukaan hitam terlebih dahulu menyerap energi matahari dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan warna terang.
Karena itu, benda berwarna hitam cenderung mengalami peningkatan suhu lebih cepat ketika terkena paparan sinar matahari langsung.
Kemampuan menyerap panas secara optimal membuat warna hitam banyak dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari.
Panel surya, misalnya, dirancang menggunakan permukaan berwarna gelap agar mampu menangkap energi matahari secara maksimal. Begitu pula dengan panci, wajan, dan sejumlah peralatan memasak yang dibuat berwarna hitam supaya proses pemanasan berlangsung lebih cepat dan efisien.
Baju selam juga umumnya menggunakan warna hitam. Tujuannya adalah membantu menyerap panas sehingga suhu tubuh penyelam tetap terjaga ketika berada di dalam air laut yang dingin.
Sebaliknya, penggunaan warna hitam pada atap bangunan atau interior kendaraan dapat menyebabkan suhu di dalam ruangan meningkat lebih cepat apabila terpapar sinar matahari dalam waktu lama.
Editor : Lugas Rumpakaadi