RADAR BANYUWANGI – Panitia English Speech Contest 2026 tingkat SMP/MTs se-Banyuwangi resmi mengumumkan 20 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak grand final. Mereka lolos setelah menyisihkan 67 peserta lainnya melalui seleksi ketat terhadap 87 video pidato berbahasa Inggris bertema Banyuwangi Culture & Tourism dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Penilaian dilakukan pada Jumat (24/7) oleh tiga dewan juri, yakni Chris Tirris, guru asal Australia, Aekanu Hariyono, budayawan dan mantan Kepala Bidang Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, serta Tasya Sams El Diny, alumnus Magister Sastra Arab Universitas Gadjah Mada.
Seluruh video peserta dinilai berdasarkan lima aspek utama, yakni kesesuaian isi (content and relevance), kemampuan berbahasa Inggris (English language proficiency), pelafalan dan intonasi (pronunciation and intonation), kemampuan public speaking (delivery and public speaking skills), serta kualitas teknis video (technical quality compliance).
Nilai dari ketiga juri kemudian diakumulasi untuk menentukan 20 peserta dengan skor tertinggi.
Para juri menilai kualitas peserta tahun ini cukup kompetitif. Selain kefasihan berbahasa Inggris, peserta dituntut mampu mengangkat potensi budaya dan pariwisata Banyuwangi dengan sudut pandang yang menarik.
Salah satu juri, Tasya Sams El Diny, mengatakan peserta yang tampil menonjol bukan hanya memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, tetapi juga mampu mengeksplorasi kekayaan budaya Banyuwangi yang belum banyak dikenal wisatawan.
"Saya lebih tertarik pada bagaimana peserta mengenalkan kebudayaan Banyuwangi yang jarang dilirik oleh wisatawan," ujarnya.
Sebanyak 20 grand finalis akan kembali bersaing pada babak grand final yang dijadwalkan berlangsung Rabu (29/7).
Mereka akan tampil secara langsung di hadapan dewan juri dan penonton untuk memperebutkan gelar juara English Speech Contest 2026.
Daftar 20 Finalis English Speech Contest 2026
Berikut nama peserta beserta sekolah yang berhasil melaju ke babak grand final:
| No | Nama Finalis | Sekolah/Madrasah |
|---|---|---|
| 1 | Hilda Kharisma Putri | MTsN 3 Banyuwangi |
| 2 | Stacy Keanna Sugiarto | SMPK Aletheia Genteng |
| 3 | Laskhar Adelard Nawwafi Fahriyanto | MTsN 1 Banyuwangi |
| 4 | Erina Kanaya Putri | SMPN 1 Srono |
| 5 | Ilman Rasyid Abdillah | MTsN 3 Banyuwangi |
| 6 | Ilhamka Cahya Al Kholidi | SMPN 1 Banyuwangi |
| 7 | Nada Tazkia Milah Bilbina | MTsN 4 Banyuwangi |
| 8 | Alysia Orvadeline Nafeeza | SMPN 1 Genteng |
| 9 | Melita Felcia Tara | SMPN 2 Genteng |
| 10 | Kiano Nararya Zhorif | MTsN 1 Banyuwangi |
| 11 | Dzaky Aflah Faeyza | MTsN 1 Banyuwangi |
| 12 | Helga Jeanitra Kurniawan | SMPN 3 Banyuwangi |
| 13 | Nalendra Aretha Pratama | SMPN 2 Banyuwangi |
| 14 | Cinta Putri Hendrawan | SMPN 2 Banyuwangi |
| 15 | Asha Hauraa Annayra | SMPN 1 Banyuwangi |
| 16 | Kayyasa Attamimi | SMP Al Irsyad |
| 17 | Nabila Aftina Assyifa | MTsN 10 Banyuwangi |
| 18 | Muhammad Gilang Surya | SMPN 2 Banyuwangi |
| 19 | Aqila Dzikra Wibisono | MTsN 3 Banyuwangi |
| 20 | Graceylla Alleynadyne Claudya Pesik | SMPN 5 Banyuwangi |
Ke-20 finalis tersebut akan memperebutkan gelar juara dalam penampilan langsung yang menguji kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan materi, teknik public speaking, serta kemampuan mempromosikan budaya dan pariwisata Banyuwangi di hadapan dewan juri.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya fasih berbahasa Inggris, tetapi juga menjadi duta budaya Banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional. (*)
Editor : Ali Sodiqin