Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hari Kedua MPLS, BNNK Banyuwangi Bekali Ribuan Siswa Baru SMA/SMK dengan Edukasi Antinarkoba

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 15 Juli 2026 | 02:38 WIB
Personel BNNK Banyuwangi Nurkhavid Sekar Cahyono memberi materi bahaya penyalahgunaan narkotika pada siswa dan siswi baru SMKN 1 Wongsorejo, Selasa (14/7). Fredy Rizki/Radar Banyuwangi)
Personel BNNK Banyuwangi Nurkhavid Sekar Cahyono memberi materi bahaya penyalahgunaan narkotika pada siswa dan siswi baru SMKN 1 Wongsorejo, Selasa (14/7). Fredy Rizki/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA/SMK di Banyuwangi dimanfaatkan untuk memperkuat benteng pelajar dari ancaman narkotika. Selasa (14/7), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi turun langsung ke enam SMA/SMK negeri untuk memberikan pembekalan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada ribuan siswa baru.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan sejak dini mengingat pelajar usia SMA/SMK dinilai sebagai kelompok yang rentan terpapar penyalahgunaan narkotika akibat tingginya rasa ingin tahu dan pengaruh lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, BNNK Banyuwangi menerjunkan dua tim penyuluh. Tim pertama menyambangi SMKN Wongsorejo, SMAN 1 Wongsorejo, dan SMKN 1 Kalipuro. Sementara tim kedua memberikan materi di SMAN 1 Genteng, SMAN 1 Glenmore, serta SMKN Kalibaru.

Di SMKN Wongsorejo, sebanyak 310 siswa kelas X mengikuti sosialisasi yang mengupas berbagai jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman pidana bagi pelaku penyalahgunaan narkoba.

Kepala SMKN 1 Wongsorejo, Sehani Asri, mengatakan materi bahaya narkoba sengaja dimasukkan dalam agenda MPLS sebagai bekal awal bagi peserta didik sebelum menjalani proses belajar di sekolah.

"Hari ini (kemarin) siswa dibekali dengan materi ESQ dilanjutkan dengan materi terkait bahaya narkoba dari BNNK. Kami berharap ini berdampak positif bagi siswa kelas X yang baru bergabung dengan kami," ujarnya.

Menurut Sehani, SMKN 1 Wongsorejo menjadi salah satu sekolah kejuruan favorit bagi lulusan SMP dan MTs di wilayah Wongsorejo. Sekolah tersebut saat ini memiliki lima program keahlian yang dirancang untuk menghasilkan lulusan siap memasuki dunia kerja.

Karena itu, pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pemahaman mengenai bahaya narkotika menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

"Kita ingin para siswa yang lulus bisa sesuai dengan harapannya. Jadi langsung bekerja tanpa terhambat masalah narkotika," tegasnya.

Sementara itu, narasumber BNNK Banyuwangi, Nurkhavid Sekar Cahyono, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa agar mampu mengenali sekaligus menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, wilayah Wongsorejo menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus dalam upaya pencegahan karena memiliki potensi kerawanan peredaran narkotika.

"Wongsorejo masuk dalam pantauan kami sebagai kawasan rawan narkotika. Letaknya yang berada di gerbang utara Banyuwangi membuat wilayah ini memiliki potensi peredaran narkoba yang perlu diwaspadai," katanya.

Ia berharap seluruh siswa memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, sekaligus tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merusak masa depan mereka.

Selain itu, BNNK juga menekankan pentingnya peran guru dalam melakukan asesmen dan deteksi dini apabila menemukan perubahan perilaku siswa yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

"Harapannya seluruh warga sekolah bisa saling mengingatkan. Guru melakukan deteksi dini, sementara siswa memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba," pungkasnya.

Melalui edukasi yang diberikan sejak masa MPLS, BNNK Banyuwangi berharap lahir generasi pelajar yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan diri terhadap ancaman narkotika yang masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah. (fre/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
MPLS Banyuwangi SMKN Wongsorejo BNNK Banyuwangi Bahaya Narkoba siswa sma