Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

MPLS MTs NU 1 Purwoharjo, Polisi Bentengi Siswa Baru dari Bullying dan Tawuran

Bagus Rio Rohman • Selasa, 14 Juli 2026 | 20:30 WIB
Ps Kanit Binmas Polsek Purwoharjo Aiptu S Sasmito memberikan pembinaan dan penyuluhan pada siswa baru MTs NU 1 Purwoharjo, Selasa (14/7). (Humas Polresta Banyuwangi)
Ps Kanit Binmas Polsek Purwoharjo Aiptu S Sasmito memberikan pembinaan dan penyuluhan pada siswa baru MTs NU 1 Purwoharjo, Selasa (14/7). (Humas Polresta Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs NU 1 Purwoharjo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, tidak hanya diisi pengenalan lingkungan sekolah.

Polresta Banyuwangi melalui Polsek Purwoharjo turun langsung memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada siswa baru, Senin (14/7), sebagai langkah preventif membentengi remaja dari kenakalan, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 itu berlangsung di salah satu ruang kelas MTs NU 1 Purwoharjo. Pembinaan dipimpin Ps Kanit Binmas Polsek Purwoharjo Aiptu S. Sasmito dan diikuti sekitar 20 siswa-siswi baru yang tengah menjalani rangkaian MPLS.

Dalam penyuluhan tersebut, para pelajar diajak memahami berbagai risiko yang mengintai usia remaja. Mulai dari kenakalan remaja, pentingnya disiplin berlalu lintas sejak dini, hingga larangan keras terlibat perkelahian maupun aksi bullying yang dapat berdampak pada masa depan mereka.

Materi disampaikan dengan pendekatan humanis dan dialogis sehingga siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi ruang untuk berdiskusi serta memahami pentingnya menaati aturan hukum sejak usia sekolah.

Secara terpisah, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi dalam mendukung perlindungan anak sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda.

Menurutnya, momentum MPLS menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan kesadaran hukum kepada pelajar yang baru memasuki jenjang pendidikan baru.

"Kami ingin memastikan anak-anak kita, khususnya yang baru menginjak usia remaja, memahami batasan hukum dan bahaya laten kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, hingga bahaya narkoba. Polri hadir bukan untuk menakuti, melainkan menjadi mitra pelindung dan ruang edukasi bagi mereka agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan taat hukum," ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan semacam ini menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dibandingkan penindakan semata.

Melalui pendekatan tersebut, personel Polsek Purwoharjo juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa sekolah dengan mengejar prestasi akademik maupun nonakademik serta aktif mengikuti berbagai kegiatan positif yang dapat membentuk karakter dan meningkatkan kemampuan diri.

Pihak MTs NU 1 Purwoharjo menyambut positif kehadiran kepolisian dalam kegiatan MPLS. Sinergi antara sekolah dan aparat penegak hukum dinilai mampu memperkuat pembinaan mental, kedisiplinan, serta membangun kesadaran hukum sejak hari pertama siswa mengawali tahun ajaran baru.

Dengan edukasi sejak dini, Polresta Banyuwangi berharap para pelajar memiliki bekal untuk menolak pengaruh negatif lingkungan sekaligus tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum. (rio/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Polsek Purwoharjo MPLS Banyuwangi Bullying sekolah kenakalan remaja polresta banyuwangi