RADARBANYUWANGI.ID - Puluhan peserta didik baru SMK PGRI 2 Banyuwangi mengikuti kegiatan senam sehat sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa pagi. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah itu berjalan tertib dengan suasana penuh semangat.
Senam sehat diikuti seluruh siswa baru bersama panitia MPLS dan sejumlah guru pendamping. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan instruktur yang berada di barisan depan. Dengan mengenakan seragam sekolah, mereka berbaris rapi sejak kegiatan dimulai pada pagi hari saat cuaca masih cerah dan udara terasa sejuk.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah untuk menjaga kebugaran fisik siswa sebelum mengikuti rangkaian agenda MPLS lainnya. Selain menyehatkan tubuh, senam pagi juga dimanfaatkan sebagai sarana membangun kekompakan serta mempererat kebersamaan antarpeserta didik baru sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah.
Melalui aktivitas fisik ringan tersebut, siswa diharapkan memiliki kondisi tubuh yang lebih prima sehingga mampu mengikuti seluruh materi MPLS dengan lebih fokus dan bersemangat. Kebugaran yang terjaga juga dinilai penting untuk mendukung proses adaptasi siswa terhadap lingkungan belajar yang baru.
Senam pagi sendiri memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Selain membantu meningkatkan daya tahan tubuh, aktivitas ini dapat memperlancar peredaran darah, membuat tubuh terasa lebih segar, serta meningkatkan konsentrasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Mengacu pada informasi kesehatan yang dipublikasikan Halodoc, senam pagi merupakan salah satu cara efektif untuk memulai hari dengan tubuh yang lebih bugar. Gerakan peregangan maupun aerobik ringan mampu meningkatkan aliran oksigen ke otak sehingga membantu seseorang merasa lebih segar dan siap beraktivitas. Aktivitas fisik tersebut juga merangsang pelepasan hormon endorfin dan serotonin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati serta membantu mengurangi stres.
Tak hanya itu, olahraga ringan selama sekitar 15 hingga 30 menit pada pagi hari juga dapat membantu menjaga metabolisme tubuh dan membakar kalori. Jika dilakukan di luar ruangan, paparan sinar matahari pagi turut membantu pembentukan vitamin D yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.
Dalam informasi yang disampaikan pengguna juga disebutkan adanya penelitian yang dipublikasikan Journal of Preventive Sports Medicine tahun 2026. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa individu yang rutin melakukan senam pagi selama 20 menit, sedikitnya empat kali dalam sepekan, menunjukkan fungsi kardiovaskular yang lebih baik dibanding kelompok yang berolahraga pada malam hari.
Studi itu juga melaporkan adanya kaitan antara rutinitas senam pagi dengan kestabilan hormon kortisol, penurunan tingkat stres kronis, serta peningkatan kualitas tidur. Namun, temuan tersebut tetap perlu dipahami bersama hasil penelitian lain yang relevan sebagai bagian dari perkembangan kajian ilmiah di bidang kesehatan.
Editor : Lugas Rumpakaadi