Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kesempatan Kuliah Gratis! Banyuwangi Buka Beasiswa B-Pro hingga 18 Juli

Ali Sodiqin • Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:30 WIB
ILUSTRASI: Bupati Ipuk Fiestiandani meninjau fasilitas kesehatan. Beasiswa B-Pro Banyuwangi Dibuka, Kuliah Gratis hingga Dokter Spesialis Jadi Prioritas. (banyuwangikab.go.id)
ILUSTRASI: Bupati Ipuk Fiestiandani meninjau fasilitas kesehatan. Beasiswa B-Pro Banyuwangi Dibuka, Kuliah Gratis hingga Dokter Spesialis Jadi Prioritas. (banyuwangikab.go.id)

RADAR BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi resmi membuka pendaftaran Beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) untuk tahun akademik 2026/2027.

Program ini memberi kesempatan bagi putra-putri Banyuwangi dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, penghafal Alquran, hingga mahasiswa aktif untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis, termasuk pada Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 18 Juli 2026. Melalui program tersebut, Pemkab Banyuwangi berupaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga profesional di berbagai sektor strategis, terutama kesehatan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Beasiswa B-Pro merupakan program baru yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menjawab kebutuhan daerah akan tenaga profesional.

"Pendaftaran dibuka mulai 6-18 Juli. Keterangan detailnya bisa dilihat di akun media sosial Dinas Pendidikan atau langsung ke Kantor Dinas Pendidikan. Bagi yang memenuhi syarat, silakan segera mendaftar. Jangan sampai terlambat, manfaatkan program ini untuk mengakses pendidikan tinggi secara gratis," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Ipuk, beasiswa tersebut tidak hanya menjadi bentuk bantuan pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan tenaga profesional yang kompeten.

Program ini mencakup berbagai bidang studi yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan Banyuwangi.

Pada sektor kesehatan, beasiswa tersedia untuk program keperawatan, kebidanan, gizi, sanitasi, psikologi, farmasi, kedokteran umum, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), hingga dokter gigi spesialis sesuai kebutuhan daerah.

Selain kesehatan, Beasiswa B-Pro juga membuka kesempatan bagi mahasiswa di bidang pendidikan, teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, ilmu sosial, hukum, hingga perikanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian menjelaskan, beasiswa diperuntukkan bagi calon mahasiswa tahun akademik 2026/2027 maupun mahasiswa on going minimal semester tiga.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui QR Code pada flyer resmi yang diterbitkan Dinas Pendidikan.

 Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi administrasi dan seleksi substansi yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Penetapan penerima beasiswa dilakukan pada 14 Agustus, sedangkan hasil akhir diumumkan pada 18 Agustus 2026.

"Syarat pendaftar harus warga Banyuwangi, bukan PNS maupun penerima beasiswa lain. Untuk kelengkapan dokumen, bisa dilihat pada link," kata Alfian.

Penerima Beasiswa B-Pro akan memperoleh pembiayaan pendidikan hingga lulus. Khusus mahasiswa kedokteran, pembiayaan diberikan sampai semester 12, sedangkan program studi lainnya hingga semester 8.

Diprioritaskan Kembali Mengabdi di Daerah

Selain mempertimbangkan aspek ekonomi dan prestasi, Pemkab Banyuwangi juga memberikan perhatian pada pemerataan layanan publik.

Karena itu, salah satu prioritas penerima beasiswa adalah putra-putri daerah yang bersedia kembali mengabdi di wilayah asal setelah menyelesaikan pendidikan.

Alfian mengatakan, kebijakan tersebut diharapkan mampu mengatasi keterbatasan tenaga profesional di sejumlah wilayah yang selama ini masih membutuhkan tambahan sumber daya manusia.

"Misalnya, kami mengutamakan putra-putri yang ada di wilayah Pesanggaran, Tegaldlimo, Wongsorejo agar setelah lulus mereka kembali mengabdi di wilayahnya sendiri, dekat domisilinya," jelasnya.

Melalui Beasiswa Banyuwangi Progresif, pemerintah daerah berharap semakin banyak generasi muda Banyuwangi yang mampu mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Di saat yang sama, daerah juga dapat menyiapkan tenaga kesehatan, pendidik, hingga profesional di berbagai bidang strategis yang akan berkontribusi langsung terhadap pembangunan Banyuwangi pada masa mendatang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#PPDS Banyuwangi #Beasiswa B-Pro #Banyuwangi Progresif #beasiswa Banyuwangi #kuliah gratis