Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Ipuk Rotasi 42 Kepala SMPN Banyuwangi, Ini Daftar Wajah Baru

M Ksatria Raya • Jumat, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB
MUTASI: Bupati Ipuk Fiestiandani menyalami para kepala SMP yang ditugaskan di tempat baru usai penyerahan SK di kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (8/7). (Humas Pemkab Banyuwangi)
MUTASI: Bupati Ipuk Fiestiandani menyalami para kepala SMP yang ditugaskan di tempat baru usai penyerahan SK di kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (8/7). (Humas Pemkab Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan penyegaran besar di lingkungan pendidikan dengan merotasi 42 kepala sekolah (kepsek) SMP Negeri. Kebijakan yang diumumkan pada Rabu (9/7) itu tidak hanya bertujuan menyegarkan organisasi, tetapi juga memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus mempercepat penanganan persoalan anak putus sekolah di Banyuwangi.

Rotasi tersebut langsung diikuti para kepala sekolah dengan bergerak cepat mengenali lingkungan kerja baru, memetakan kebutuhan sekolah, serta menyusun program prioritas untuk menyambut peserta didik pada tahun ajaran baru.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian ialah penugasan Ali Mustofa. Setelah memimpin SMPN 1 Genteng, kini ia dipercaya menjadi Kepala SMPN 1 Banyuwangi. Sementara Holilik yang sebelumnya memimpin SMPN 3 Banyuwangi mendapat amanah baru sebagai Kepala SMPN 1 Glagah.

Sejumlah sekolah strategis lainnya juga mengalami pergantian kepemimpinan. Sriatun dipercaya memimpin SMPN 2 Banyuwangi setelah sebelumnya menjabat Kepala SMPN 2 Wongsorejo Satu Atap. Jabatan Kepala SMPN 1 Kalipuro kini diemban Sufyan Hadi, sedangkan Hairun Nisa resmi menjadi Kepala SMPN 1 Giri.

Penyegaran juga terjadi di SMPN 5 Banyuwangi yang kini dipimpin Isnaini. Iwan Setiono mendapat tugas baru sebagai Kepala SMPN 2 Rogojampi, sementara Dardiri dipercaya memimpin SMPN 4 Banyuwangi. Posisi Kepala SMPN 3 Kalipuro Satu Atap kini dijabat Suhadak.

Di wilayah perkotaan, Dwi Hindarti Lasmisari resmi memimpin SMPN 3 Banyuwangi. Kukung Joko Kurniawan dipercaya memimpin SMPN 3 Rogojampi, Nurokhman menjadi Kepala SMPN 1 Kalibaru, sedangkan Fathorozi berpindah tugas ke SMPN 3 Glenmore.

Rotasi juga menyentuh sejumlah sekolah lain. Jayusman kini menjabat Kepala SMPN Manbaul Falah, Yuyun Sulistyowati dipercaya memimpin SMPN 1 Rogojampi, Lilik Subekti menjadi Kepala SMPN 1 Kabat, dan Imam Najeh mengemban amanah sebagai Kepala SMPN 1 Muncar.

Di kawasan Genteng dan sekitarnya, Mashudi berpindah dari SMPN 1 Muncar ke SMPN 3 Genteng. Dwi Ane Wulandhari kini memimpin SMPN 1 Cluring, Edy Siswanto menjadi Kepala SMPN 2 Bangorejo, Hariyanto dipercaya memimpin SMPN 1 Srono, sedangkan posisi Kepala SMPN 1 Genteng kini diisi Afadah. Sementara Sujarno menjadi Kepala SMPN 3 Muncar dan Endang Mudjianah dipercaya memimpin SMPN 2 Siliragung.

Sebelumnya, Bupati Ipuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) mutasi kepada 42 kepala SMP Negeri di Ruang Rempeg Jagapati. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya bertugas mengelola administrasi sekolah, tetapi juga harus menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan.

Ipuk meminta seluruh kepala sekolah aktif mencari solusi terhadap persoalan pendidikan, terutama menekan angka anak putus sekolah yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

"Selain fasilitas yang memadai, semua guru juga harus bisa memberikan pembelajaran yang berkualitas, sehingga siswa merasa bahagia dan nyaman belajar di sekolah," tegasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian menjelaskan, rotasi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Seluruh kepala sekolah yang dimutasi telah memenuhi syarat, yakni minimal dua tahun memimpin sekolah sebelumnya.

"Rotasi kepala SMPN dilakukan untuk penyegaran. Penempatan disesuaikan dengan karakteristik sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Harapannya mampu membawa perkembangan positif di sekolah yang baru," ujarnya.

Salah satu kepala sekolah yang mendapat amanah baru, Dardiri, mengaku mutasi menjadi momentum menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Setelah empat tahun memimpin SMPN 1 Glagah, kini ia dipercaya memimpin SMPN 4 Banyuwangi.

Menurut Dardiri, langkah pertama yang akan dilakukan ialah mempelajari Rapor Pendidikan sekolah, kemudian mencermati kondisi riil di lapangan sebagai dasar penyusunan program kerja.

"Persiapan pertama tentu menyusun rencana kerja berdasarkan Rapor Pendidikan, kemudian memantau kondisi nyata di lapangan sebagai landasan menyusun program di SMPN 4 Banyuwangi," katanya.

Dengan penyegaran kepemimpinan di 42 SMP Negeri tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap setiap sekolah mampu meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat inovasi pendidikan, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas bagi seluruh peserta didik. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Rotasi kepsek #SMPN Banyuwangi #Mutasi kepala #dinas pendidikan #Ipuk Fiestiandani