RadarBanyuwangi.id – Kejuaraan Pencak Silat IKS Cup tahun 2026 baru saja usai.
Pagelaran yang dilaksanakan oleh Ikatan Keluarga Pencak Silat Putra Indonesia (IKS-PI) ini berlangsung pada 30 Juni hingga 2 Juli yang lalu di Aula Masjid Muhammad Cheng Hoo.
Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 278 atlit pencak silat dari Banyuwangi dan luar Banyuwangi.
Seperti Buleleng, Bondowoso, Jember dan lainnya.
Dari 278 atlit yang berlaga ada dua atlit pencak silat yang masih berstatus siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Giri (Smagi) Taruna Bangsa.
Keduanya Bernama Fransisco Junior Utomo dan Balqis Gazala Wahyudi.
Dan keduanya masih duduk di bangku kelas XI.
Fransisco berhasil meraih juara 2 dalam kategori remaja putra kelas C.
Sedangkan Balqis berhasil meraih dua medali emas sekaligus.
Yakni juara 1 kategori remaja putri kelas C dan juara 1 kategori Seni Tunggal.
Di Smagi Taruna Bangsa yang beralamat di Jalan HOS Cokroaminoto 38 Banyuwangi tersedia sekitar 14 ekstrakulikuler.
Dimana ektrakulikuler ini sebagai wadah pengembangan bakat minat siswa Smagi Taruna Bangsa.
Mulai dari SmagiTV bagi yang senang jurnalis, fotografer dan videographer.
Bagi yang senang olahraga ada ektrakulikuler Basket, Badminton, Tenis, Futsal, Taekwondo, Pencak Silat dan lainnya.
Sementara bidang seni juga ada paduan suara, tari dan seni teater.
Sedang siswa yang senang berorganisasi dan tantangan ada OSIS, Pecinta Alam, PMR dan Pramuka.
Belum cukup sampai disitu, untuk meningkatkan, mengasah sekaligus mencari bibit prestasi di bidang akademik, Smagi Taruna Bangsa berperan aktif dalam berbagai perlombaan dan kegiatan.
Seperti Karya Ilmiah Remaja, Olimpiade Sains Nasional (OSN) Festival Lomba Seni dan Sastra Nasioanal (FLS2N).
Bahkan untuk tingkat internasional Smagi Taruna Bangsa sudah menjadi agenda tahunan ikut dalam Konferensi Siswa Internasional di Bangkok, Thailand.
Hal ini menggambarkan bahwa pengembangan bakat minat siswa selalu diperhatikan di Smagi Taruna Bangsa.
Baik itu bidang akademik maupun non akademik.
Menurut I Ketut Renen, Kepala Smagi Taruna Bangsa, dalam bulan Juli ini ada dua ajang lomba yang berhasil diraih oleh siswa Smagi Taruna Bangsa.
“Yang pertama kejuaraan Pencak Silat dan yang kedua Olimpiade Sains Nasional,” Terang Ketut.
Bentuk pelayanan sekolah terhadap siswa dan wali murid dilakukan secara maksimal dan sebaik mungkin.
Kalau tidak seperti itu, siswa yang mewakili sekolah tidak bisa meraih prestasi.
Sekolah selalu menyiapkan untuk lomba maupun kejuaran jauh-jauh hari dan secara inten.
Termasuk pelayanan saat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang baru seleksi beberapa waktu lalu.
Smagi Taruna Bangsa menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan SPMB sesuai aturan yang berlaku dan tanpa ada kendala sedikit pun.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha