Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sabar Tahap II Resmi Dibuka, Auditorium PP Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Dipadati Calon Santri dari Berbagai Daerah

Ali Sodiqin • Kamis, 2 Juli 2026 | 12:39 WIB
Panitia menjelaskan surat perjanjian kepada orang tua/wali calon santri baru Pondok Pesantren Salafiyah Syafi
Panitia menjelaskan surat perjanjian kepada orang tua/wali calon santri baru Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo. (sukorejo.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Gelombang kedua Penerimaan Santri Baru (Sabar) 2026 di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, resmi dimulai pada Rabu (1/7). Sejak pagi, ratusan calon santri bersama wali mereka memadati Auditorium Pesantren untuk mengikuti rangkaian pendaftaran yang menjadi pintu awal memasuki salah satu pondok pesantren terbesar di Indonesia.

Pelaksanaan Sabar Tahap II berlangsung mulai 1 hingga 8 Juli 2026. Selama delapan hari tersebut, panitia menjadwalkan kedatangan calon santri berdasarkan daerah asal agar proses administrasi berjalan tertib dan efisien.

Pada hari pertama, peserta yang hadir berasal dari Bondowoso, Banten, dan Pulau Raas, Kabupaten Sumenep. Mereka mengikuti seluruh tahapan yang telah disiapkan panitia, mulai dari registrasi administrasi, penjelasan aturan pesantren, hingga pembuatan Kartu Tanda Santri (KTS).

Bendahara Panitia Sabar 2026, Firman Santoso, M.Kom., mengatakan seluruh mekanisme penerimaan telah disusun secara sistematis sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Pelaksanaan Sabar berlangsung selama delapan hari, mulai tanggal 1 sampai 8 Juli 2026, yang teknis pelaksanaannya telah diatur sesuai jadwal masing-masing daerah," ujarnya.

Tak Sekadar Mendaftar, Calon Santri Jalani Prosesi Penyerahan

Penerimaan santri baru di PP Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo bukan hanya sebatas proses administrasi. Seluruh calon santri bersama wali diwajibkan mengikuti setiap tahapan hingga prosesi penyerahan resmi kepada pengasuh pondok.

Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan pendidikan para santri di lingkungan pesantren.

Prosesi penyerahan dilakukan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D., bersama Nyai Hj. Nur Sari As'adiyah, M.Pd.

Sebelum prosesi berlangsung, para calon santri dan wali mengikuti mauizah hasanah yang disampaikan langsung oleh Kiai Azaim Ibrahimy. Tausiyah tersebut mengajak para santri baru menata niat menuntut ilmu sebagai bentuk ibadah sekaligus bekal membangun masa depan.

Panitia Dampingi Seluruh Tahapan

Selain registrasi, panitia juga memberikan penjelasan mengenai surat perjanjian dan tata tertib yang harus dipahami oleh seluruh santri maupun wali.

Pendampingan dilakukan secara bertahap agar seluruh peserta memahami hak dan kewajiban selama menjalani pendidikan di lingkungan pesantren.

Suasana antusias juga terlihat saat para calon santri melakukan perekaman data untuk penerbitan Kartu Tanda Santri (KTS). Banyak peserta tampak sumringah karena resmi menjadi bagian dari keluarga besar PP Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.

Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Kedatangan calon santri dari luar Jawa Timur menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah melahirkan banyak ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Panitia berharap seluruh rangkaian Sabar 2026 Tahap II dapat berlangsung lancar hingga penutupan pada 8 Juli 2026, sehingga seluruh calon santri dapat memulai proses belajar dengan tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dengan sistem pendaftaran yang terstruktur, pelayanan administrasi yang tertib, serta prosesi penyerahan kepada pengasuh pesantren, Sabar 2026 kembali menjadi momentum penting bagi ribuan keluarga yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya di PP Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Sabar 2026 #PP Sukorejo #Ponpes Situbondo #Pendaftaran Santri #santri baru