RADARBANYUWANGI.ID – Transformasi Universitas Dr Soekardjo (Unidsoe) dari Stikes Banyuwangi menuju perguruan tinggi berbentuk universitas resmi memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak perubahan status kelembagaan pada akhir 2025, Unidsoe menggelar Sidang Senat Terbuka I yang dirangkai dengan wisuda, pelantikan, dan pengambilan sumpah profesi bagi 114 lulusan dari berbagai program studi, Selasa (30/6).
Momentum tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Unidsoe. Meski menggunakan penomoran Sidang Senat Terbuka I, prosesi akademik itu sejatinya merupakan kelanjutan dari tradisi Stikes Banyuwangi yang sebelumnya telah menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka hingga ke-41.
Penomoran kembali dimulai dari angka satu sebagai simbol lahirnya identitas baru setelah resmi bertransformasi menjadi universitas.
Sidang senat berlangsung khidmat dengan dihadiri sivitas akademika, keluarga wisudawan, perwakilan Dinas Kesehatan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), mitra kerja, serta organisasi profesi kesehatan di Banyuwangi, di antaranya PAFI, PATELKI, IBI, dan PPNI.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan Sidang Senat Terbuka, dilanjutkan pelantikan lulusan, prosesi pemindahan kuncir, pengambilan sumpah profesi, hingga penyerahan para alumni kepada Ikatan Alumni Unidsoe (Ikanidsoe).
Pada kesempatan tersebut, Unidsoe juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik selama menempuh pendidikan.
Penghargaan tersebut mendapat dukungan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Banyuwangi, IForte, Ikanidsoe, dan Biznet.
Rektor Unidsoe, Dr Drs H Soekardjo, S.Kep., M.M., M.B.A., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal memasuki dunia profesional yang penuh tantangan.
"Hari ini Saudara diwisuda, tetapi sesungguhnya proses belajar tidak pernah selesai. Teruslah mengembangkan kompetensi, jaga nama baik almamater, dan perkenalkan Unidsoe melalui karya serta pengabdian di mana pun Saudara berada," ujarnya.
Ia berharap seluruh lulusan mampu menjadi tenaga profesional yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjaga integritas dalam menjalankan profesinya.
Transformasi menjadi universitas juga diharapkan memperluas kontribusi Unidsoe dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, khususnya di bidang kesehatan, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Mahasiswa Berprestasi Program Studi S1 Keperawatan
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik, Unidsoe menetapkan enam lulusan terbaik Program Studi S1 Keperawatan, yaitu:
-
Tutut Cahyanti, S.Kep.
-
Ahmad Hamidi, S.Kep.
-
Sagita Carolina, S.Kep.
-
Nur Mawaddah, S.Kep.
-
Qonitatus Dita Rizkiyah, S.Kep.
-
Putri Dwi Lestari, S.Kep.
Sidang Senat Terbuka I ini menjadi penanda dimulainya perjalanan baru Unidsoe sebagai universitas. Dengan identitas kelembagaan yang baru, kampus tersebut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta memperluas kiprah di dunia akademik dan pelayanan kepada masyarakat. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin