RADARBANYUWANGI.ID – Upaya meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan berbahasa di era digital terus dilakukan Akademi Kelautan Banyuwangi (Akaba). Salah satunya melalui kunjungan belajar puluhan taruna Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPNK) serta Manajemen Logistik ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Dasar Umum Bahasa Indonesia. Melalui kunjungan ini, para taruna tidak hanya memperoleh materi di ruang kelas, tetapi juga menyaksikan secara langsung proses kerja industri media, mulai dari peliputan hingga publikasi berita di platform cetak dan digital.
Rombongan Akaba disambut tim redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi di ruang pertemuan utama. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai proses jurnalistik secara menyeluruh, mulai teknik mencari informasi, penulisan berita, penyuntingan naskah, layout halaman koran, hingga transformasi konten ke media digital dan media sosial.
Kaprodi KPNK Akaba, Ninaruly Istiari, mengatakan kunjungan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada para taruna dalam memahami dunia jurnalistik. Menurutnya, tantangan yang banyak dihadapi mahasiswa saat ini adalah keberanian untuk memulai menulis.
"Banyak taruna yang mengeluhkan sulitnya memulai tulisan di era digital ini. Lewat kunjungan langsung, kami ingin memberikan motivasi nyata sekaligus membekali mereka dengan keterampilan menulis, salah satunya karya jurnalistik," ujarnya.
Nina menjelaskan, pembelajaran jurnalistik di lingkungan kampus masih menghadapi keterbatasan sumber daya pendamping yang memiliki kompetensi khusus di bidang media. Karena itu, kunjungan ke ruang redaksi diharapkan mampu membuka wawasan sekaligus memetakan potensi para taruna dalam dunia kepenulisan.
Selain memperkenalkan proses produksi berita, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi diskusi interaktif bersama wartawan Radar Banyuwangi, Lugas Rumpakaadi dan Niklaas Andries. Dalam sesi itu, para peserta membahas teknik dasar peliputan, struktur penulisan artikel, hingga strategi menyajikan informasi yang relevan dan adaptif di tengah perkembangan media digital.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan diajukan terkait proses kerja wartawan, mekanisme verifikasi informasi, hingga tantangan penyajian berita yang akurat di tengah derasnya arus informasi.
Nina menilai pengalaman tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang bagi taruna, terutama ketika menyusun laporan akademik maupun karya tulis selama menempuh pendidikan.
"Dampaknya mereka juga bisa menerapkan, mengaplikasikan secara langsung. Karena di tingkat perguruan tinggi kami nanti dibutuhkan untuk penyusunan laporan," katanya.
Salah satu taruni KPNK Akaba, Quinara Hericha Aqika, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, teknik blocking atau metode menulis secara bertahap menjadi salah satu materi yang paling menarik karena dapat membantu menyusun ide secara lebih sistematis.
Ia juga mengaku baru mengetahui bahwa setiap produk jurnalistik harus melalui tahapan pemeriksaan kualitas sebelum dipublikasikan.
"Yang paling berkesan menurut saya yaitu penyampaian berita harus melewati quality control sebelum masuk ke redaksi, sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan office tour di ruang redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi. Para taruna diajak melihat langsung aktivitas wartawan dalam mengolah berita setiap hari, sekaligus mengenal fasilitas produksi konten digital yang digunakan untuk mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat.
Ke depan, Akaba berharap kolaborasi dengan Jawa Pos Radar Banyuwangi dapat terus berlanjut. Selain menghadirkan pelatihan jurnalistik di lingkungan kampus, pihak program studi juga mendorong para taruna mulai mengirimkan karya tulis berupa opini, puisi, artikel ilmiah, maupun tulisan populer untuk dipublikasikan melalui media massa.
"Kami sangat terbuka jika ke depannya rekan-rekan dari Radar Banyuwangi berkenan hadir langsung ke kampus untuk memberikan pelatihan atau mengisi kelas bagi anak-anak didik kami," pungkas Nina.
Editor : Lugas Rumpakaadi