RADARBANYUWANGI.ID – Memasuki malam 1 Muharram, umat Islam di berbagai daerah memiliki tradisi membaca doa awal tahun Hijriah. Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar Allah SWT memberikan perlindungan, rahmat, kemudahan, dan keberkahan sepanjang tahun yang baru.
Amalan membaca doa awal tahun Hijriah umumnya dilakukan setelah salat Maghrib pada malam 1 Muharram. Doa tersebut dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali dengan penuh kekhusyukan sebagai ikhtiar spiritual menyambut pergantian tahun Islam.
Momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah. Lebih dari itu, 1 Muharram menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk membuka lembaran baru, memperbaiki diri, serta meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Apa Itu Doa Awal Tahun Hijriah?
Doa awal tahun Hijriah adalah doa yang dibaca ketika memasuki tahun baru Islam, tepatnya pada malam 1 Muharram.
Isi doa tersebut berisi pujian kepada Allah SWT yang Maha Abadi dan Maha Awal, disertai permohonan agar dijauhkan dari godaan setan, diberi kekuatan melawan hawa nafsu, serta dimudahkan melakukan amalan yang mendekatkan diri kepada-Nya.
Karena mengandung makna yang mendalam, doa ini menjadi salah satu amalan yang banyak diamalkan masyarakat Indonesia setiap pergantian tahun Hijriah.
Kapan Doa Awal Tahun Dibaca?
Doa awal tahun Hijriah dibaca dengan ketentuan berikut:
-
Dibaca setelah masuk waktu Maghrib.
-
Tepat pada malam 1 Muharram.
-
Dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali.
-
Dibaca dengan penuh kekhusyukan dan harapan kepada Allah SWT.
Waktu tersebut menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Hijriah sehingga menjadi momentum yang istimewa untuk berdoa dan bermuhasabah.
Bacaan Doa Awal Tahun Hijriah
Tulisan Arab Berharakat
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَىٰ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْكَرِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَىٰ هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.
Latin
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'awna 'alâ hâdihin nafsil ammârati bis sû'i, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Arti Doa Awal Tahun Hijriah
"Ya Allah, Engkau Yang Maha Abadi, Yang Terdahulu dan Yang Maha Awal. Dengan karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia aku bersandar. Ini adalah tahun baru yang telah datang.
Aku memohon kepada-Mu perlindungan pada tahun ini dari godaan setan beserta para pengikutnya, memohon pertolongan untuk mengendalikan hawa nafsu yang selalu mengajak kepada keburukan, serta memohon kesibukan dalam melakukan amalan yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan."
Makna Doa Awal Tahun
Doa awal tahun Hijriah mengandung pesan spiritual yang kuat. Di dalamnya terdapat pengakuan bahwa manusia memerlukan perlindungan Allah SWT dari berbagai godaan, terutama godaan setan dan hawa nafsu.
Selain itu, doa ini mengajarkan pentingnya memulai tahun baru dengan harapan dan tekad yang baik, yakni memperbanyak amal saleh serta meningkatkan ketakwaan.
Bagi banyak umat Islam, malam 1 Muharram bukan hanya perayaan pergantian tahun, melainkan momentum untuk bermuhasabah, memperbaiki kesalahan di masa lalu, dan menyusun niat yang lebih baik untuk menjalani kehidupan di masa mendatang.
Karena itu, membaca doa awal tahun Hijriah dapat menjadi salah satu ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dari Allah SWT sepanjang tahun yang baru. (*)
Editor : Ali Sodiqin