RADARBANYUWANGI.ID – Kabar baik bagi calon mahasiswa yang belum sempat mendaftar program pascasarjana. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi memperpanjang masa pendaftaran mahasiswa baru Program Doktor (S3), Magister (S2), dan Profesi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 hingga 20 Juni 2026.
Perpanjangan waktu pendaftaran tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor 4839/UN12.1/PP/2025 yang diterbitkan Universitas Sam Ratulangi. Kebijakan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di kawasan Indonesia Timur.
Dalam pengumuman tersebut, Unsrat membuka puluhan program studi jenjang doktor, magister, hingga profesi dengan total ratusan kuota yang tersebar di berbagai bidang ilmu strategis, mulai kesehatan, hukum, ekonomi, teknik, pertanian, hingga pemerintahan.
Perpanjangan masa pendaftaran dinilai menjadi momentum penting bagi para profesional, aparatur sipil negara (ASN), akademisi, maupun lulusan sarjana yang ingin meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya.
Program Magister Masih Jadi Primadona
Berdasarkan data kuota penerimaan yang diumumkan, Program Magister (S2) masih menjadi jenjang dengan jumlah kuota terbesar.
Program Studi Manajemen S2 dan Ilmu Hukum S2 menjadi dua program dengan daya tampung tertinggi, masing-masing menyediakan 60 kursi untuk mahasiswa baru.
Jumlah kuota besar juga tersedia pada Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat S2 sebanyak 50 mahasiswa, Teknik Sipil S2 sebanyak 35 mahasiswa, serta Informatika S2 yang membuka kuota 30 mahasiswa.
Sementara itu, sejumlah program studi lain juga menawarkan kuota yang cukup kompetitif, seperti Ilmu Ekonomi S2 dan Akuntansi S2 yang masing-masing menerima 25 mahasiswa baru.
Program-program tersebut diperkirakan tetap menjadi favorit karena memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan karier profesional.
Program Doktor Buka Beragam Bidang Strategis
Untuk jenjang Doktor (S3), Unsrat membuka sembilan program studi dengan kuota bervariasi.
Program Doktor Ilmu Manajemen dan Teknik Sipil menjadi program dengan kuota terbesar, masing-masing menerima 15 mahasiswa baru.
Sedangkan program lain seperti Linguistik, Entomologi, Ilmu Kelautan, Arsitektur, Ilmu Hukum, Akuntansi, dan Ilmu Pertanian menyediakan kuota antara 8 hingga 10 mahasiswa.
Ketersediaan program doktor tersebut menunjukkan komitmen Unsrat dalam memperkuat kapasitas riset dan pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
Program Profesi Tetap Dibuka
Selain program akademik, Unsrat juga membuka pendaftaran untuk sejumlah program profesi.
Program Profesi Insinyur (PPI) menjadi program dengan kuota terbesar di jalur profesi, yakni mencapai 60 peserta.
Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Profesi Akuntan menyediakan kuota 20 peserta. Sementara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam membuka Program Profesi Apoteker dengan kuota 20 peserta.
Keberadaan program profesi tersebut menjadi jalur penting bagi lulusan sarjana yang ingin memperoleh kompetensi dan sertifikasi profesi sesuai standar nasional.
Kesempatan Terakhir bagi Calon Mahasiswa
Perpanjangan masa pendaftaran hingga 20 Juni 2026 menjadi peluang tambahan bagi calon mahasiswa yang belum menyelesaikan proses administrasi maupun persiapan dokumen.
Pihak universitas mengimbau calon peserta segera memanfaatkan waktu yang tersedia untuk melengkapi seluruh persyaratan pendaftaran serta mempelajari jadwal seleksi dan ketentuan akademik yang berlaku.
Selain menawarkan beragam pilihan program studi, Unsrat juga dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi dengan jaringan akademik yang kuat di kawasan timur Indonesia. Hal tersebut menjadikan program pascasarjana Unsrat sebagai tujuan favorit bagi mahasiswa dari berbagai daerah.
Dengan dibukanya kembali kesempatan pendaftaran ini, Unsrat berharap dapat menjaring lebih banyak calon mahasiswa berkualitas yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pembangunan nasional di masa mendatang. (*)
Editor : Ali Sodiqin