Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persaingan Ketat SPMB Banyuwangi, Ribuan Siswa Rebut 25 Persen Kuota Jalur Prestasi Akademik

M Ksatria Raya • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sebanyak 5.134 siswa mendaftar jalur prestasi akademik SPMB Banyuwangi 2025. TKA menjadi faktor baru penentu seleksi masuk SMP negeri. (M Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)
Sebanyak 5.134 siswa mendaftar jalur prestasi akademik SPMB Banyuwangi 2025. TKA menjadi faktor baru penentu seleksi masuk SMP negeri. (M Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Persaingan masuk SMP negeri melalui jalur prestasi akademik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Banyuwangi semakin ketat. Dalam waktu hanya dua hari pendaftaran, sebanyak 5.134 calon siswa tercatat mendaftar untuk memperebutkan kuota yang terbatas, yakni hanya 25 persen dari total daya tampung masing-masing sekolah.

Lonjakan pendaftar tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap jalur prestasi akademik yang tahun ini hadir dengan skema seleksi baru. Tidak lagi hanya mengandalkan nilai rapor, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini menjadi faktor penting yang ikut menentukan peluang siswa lolos ke sekolah tujuan.

Perubahan sistem seleksi itu membuat jalur prestasi akademik menjadi salah satu jalur yang paling kompetitif dalam pelaksanaan SPMB jenjang SMP tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian mengatakan terdapat perubahan mendasar dibandingkan pelaksanaan penerimaan siswa baru pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, nilai rapor kini tidak lagi menjadi satu-satunya instrumen penilaian.

“Yang berbeda dari SPMB tahun ini tentu di jalur prestasi akademik. Selain nilai rapor, hasil Tes Kemampuan Akademik atau TKA menjadi poin penting dalam proses seleksi,” ujarnya.

TKA Jadi Faktor Penentu Kelulusan

Kebijakan memasukkan TKA sebagai komponen seleksi dilakukan untuk memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kemampuan akademik calon peserta didik.

Dengan sistem tersebut, siswa tidak hanya bersaing berdasarkan akumulasi nilai rapor selama menempuh pendidikan di sekolah dasar, tetapi juga harus menunjukkan kemampuan akademiknya melalui hasil tes yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Alfian menjelaskan, nilai TKA akan dikombinasikan dengan nilai rapor untuk menentukan peringkat siswa yang akan diterima pada jalur prestasi akademik.

Kuota yang diperebutkan pun relatif terbatas karena hanya mencapai 25 persen dari total kapasitas penerimaan setiap sekolah.

“Nilai TKA dan rapor akan menjadi pertimbangan utama dalam proses seleksi jalur prestasi akademik,” jelasnya.

Pendaftar Melonjak di Hari Terakhir

Antusiasme masyarakat terlihat dari peningkatan jumlah pendaftar yang terus bertambah hingga detik-detik terakhir penutupan pendaftaran.

Plt Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Banyuwangi Muisman menyebut pada hari pertama pembukaan jalur prestasi akademik tercatat sebanyak 4.706 siswa telah mengajukan pendaftaran.

Jumlah tersebut terus bertambah hingga hari terakhir.

Saat pendaftaran resmi ditutup, total peserta yang masuk dalam sistem mencapai 5.134 siswa.

“Pada hari pertama terdapat 4.706 pendaftar. Kemudian pada hari terakhir jumlahnya meningkat menjadi 5.134 anak,” katanya.

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa banyak calon peserta didik memanfaatkan hari terakhir untuk melakukan finalisasi pilihan sekolah maupun melengkapi dokumen persyaratan.

SMP Favorit Mulai Kelebihan Peminat

Persaingan paling ketat terjadi di sejumlah SMP negeri favorit yang selama ini menjadi tujuan utama masyarakat.

Salah satunya adalah SMP Negeri 1 Giri yang kembali menjadi magnet bagi calon peserta didik dari berbagai wilayah Banyuwangi.

Kepala SMPN 1 Giri Hadi Bagijono mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar jalur prestasi akademik di sekolahnya telah jauh melampaui kapasitas yang tersedia.

Hingga pukul 11.00 WIB pada hari terakhir pendaftaran, jumlah peserta yang telah memilih SMPN 1 Giri mencapai 121 siswa.

Padahal kuota yang tersedia hanya 64 kursi.

“Data hingga pukul 11.00 menunjukkan jumlah pendaftar jalur prestasi akademik sudah mencapai 121 anak, sedangkan kuota yang tersedia hanya 64 siswa,” ujarnya.

Artinya, hampir separuh pendaftar berpotensi tersingkir dalam proses seleksi apabila tidak memiliki nilai yang cukup kompetitif dibanding peserta lainnya.

Pendaftaran Dilakukan Sepenuhnya Secara Daring

Berbeda dengan sistem penerimaan beberapa tahun lalu yang masih membutuhkan verifikasi langsung ke sekolah, seluruh proses pendaftaran SPMB tahun ini dilakukan secara digital.

Calon peserta didik cukup mengakses layanan melalui aplikasi Smart Kampung tanpa harus datang ke sekolah tujuan.

Melalui sistem tersebut, siswa dapat mengunggah seluruh dokumen yang dibutuhkan, termasuk nilai rapor dan hasil TKA yang diperoleh saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Calon siswa cukup mengajukan data melalui aplikasi Smart Kampung, baik nilai rapor maupun hasil TKA yang sudah dimiliki,” jelas Hadi.

Sistem digital tersebut dinilai mampu mempermudah proses pendaftaran sekaligus meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan seleksi.

Persaingan Diprediksi Semakin Ketat

Dengan jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari lima ribu siswa dan kuota yang terbatas, persaingan pada jalur prestasi akademik diperkirakan menjadi salah satu yang paling ketat dalam SPMB Banyuwangi tahun ini.

Masuknya TKA sebagai komponen seleksi baru juga menjadi tantangan tersendiri bagi peserta karena hasil tes akan berpengaruh langsung terhadap posisi mereka dalam peringkat penerimaan.

Di sisi lain, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa jalur prestasi akademik masih menjadi pilihan favorit bagi siswa yang ingin masuk SMP negeri unggulan.

Kini, ribuan peserta tinggal menunggu hasil seleksi untuk mengetahui apakah kombinasi nilai rapor dan TKA yang dimiliki cukup kuat untuk mengamankan kursi di sekolah impian mereka. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Jalur Prestasi Akademik #pendaftaran SMP Banyuwangi #SPMB Banyuwangi 2025 #Tes Kemampuan Akademik TKA #SMPN 1 Giri