Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalur Tahfidz SPMB Banyuwangi Diserbu Pendaftar, Hafalan 7 Juz Kini Setara Juara Nasional

M Ksatria Raya • Jumat, 5 Juni 2026 | 07:00 WIB
DIUJI: Peserta SPMB sedang menjalani uji petik dengan melantunkan bacaan Al-Qur’an di SMPN 1 Giri, Kamis (4/6). (M Ksatriya/Radar Banyuwangi)
DIUJI: Peserta SPMB sedang menjalani uji petik dengan melantunkan bacaan Al-Qur’an di SMPN 1 Giri, Kamis (4/6). (M Ksatriya/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kebijakan yang menyetarakan hafalan Al-Qur'an dengan prestasi akademik dan non-akademik tingkat kompetisi ternyata menjadi magnet baru dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Banyuwangi. Jalur prestasi tahfidz kini menjadi salah satu jalur yang paling diminati calon peserta didik, terutama di sejumlah SMP negeri favorit.

Lonjakan pendaftar terlihat hampir di seluruh sekolah tujuan utama. Banyak siswa penghafal Al-Qur'an memanfaatkan peluang tersebut untuk bersaing masuk sekolah negeri melalui jalur prestasi tanpa harus bergantung pada jalur domisili maupun nilai akademik semata.

Fenomena ini menjadi bukti bahwa penghargaan terhadap pendidikan keagamaan mulai mendapat tempat yang semakin kuat dalam sistem pendidikan formal di Banyuwangi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian mengatakan, respons masyarakat terhadap kebijakan afirmasi bagi penghafal Al-Qur'an terus menunjukkan tren positif.

Menurut dia, kebijakan tersebut dirancang untuk memberikan apresiasi kepada siswa yang memiliki dedikasi tinggi dalam menghafal kitab suci sekaligus mendorong lahirnya generasi Qurani di Banyuwangi.

Hafalan 7 Juz Jadi "Golden Ticket"

Dalam aturan SPMB tahun ini, capaian hafalan Al-Qur'an diberikan bobot yang setara dengan prestasi lomba berjenjang.

Siswa yang memiliki hafalan tiga juz memperoleh nilai yang setara dengan juara 1 tingkat kabupaten.

Sementara hafalan lima juz disetarakan dengan prestasi juara tingkat provinsi.

Sedangkan siswa yang telah menghafal tujuh juz mendapatkan nilai yang setara dengan juara tingkat nasional.

Kebijakan tersebut membuat peluang siswa penghafal Al-Qur'an untuk diterima di sekolah tujuan menjadi semakin besar.

“Untuk yang hafal tiga juz kita hargai sama seperti juara 1 tingkat kabupaten. Yang hafal lima juz seperti juara tingkat provinsi, sedangkan yang hafal tujuh juz setara juara tingkat nasional yang insyaallah menjadi golden ticket bagi anak-anak penghafal Al-Qur'an,” ujar Alfian.

Menurut dia, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan tahfidz, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.

Peminat Jalur Tahfidz Naik Signifikan

Meski program penghargaan terhadap penghafal Al-Qur'an telah mulai diterapkan sejak tahun lalu, peningkatan jumlah peserta baru terlihat lebih signifikan pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

Data dari sejumlah SMP negeri menunjukkan adanya lonjakan pendaftar yang memanfaatkan jalur prestasi tahfidz.

Salah satu sekolah yang mengalami peningkatan cukup mencolok adalah SMP Negeri 1 Giri.

Pada tahun ini, sekolah tersebut menerima 23 pendaftar melalui jalur prestasi tahfidz.

Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding tahun lalu ketika kebijakan serupa pertama kali diterapkan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Giri Dedi Susanto mengatakan sebagian besar pendaftar memiliki hafalan tiga juz.

“Untuk pendaftar SPMB jalur prestasi akademik khususnya bidang tahfidz terdapat 23 calon siswa dan mayoritas memiliki hafalan tiga juz,” ujarnya.

Menurut Dedi, angka tersebut menunjukkan meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap jalur tahfidz.

“Tahun lalu jumlah pendaftarnya sekitar 10 anak. Tahun ini meningkat cukup banyak,” katanya.

SMPN 1 Glagah Juga Alami Lonjakan

Tren yang sama juga terjadi di SMP Negeri 1 Glagah.

Sekolah yang menjadi salah satu tujuan favorit di wilayah Banyuwangi bagian tengah itu mencatat 10 pendaftar melalui jalur tahfidz.

Namun karena keterbatasan kuota, tidak seluruh pendaftar dapat diterima.

Kepala SMPN 1 Glagah Dardiri mengatakan dari total 10 peserta yang mendaftar melalui jalur prestasi tahfidz, sebanyak sembilan siswa berhasil diterima sesuai kuota yang tersedia.

“Untuk pendaftar jalur prestasi tahfidz di SMPN 1 Glagah ada 10 anak dan yang diterima sembilan siswa sesuai kuota,” jelasnya.

Pendidikan Keagamaan Kian Diminati

Meningkatnya jumlah pendaftar jalur tahfidz menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap pendidikan berbasis keagamaan.

Jika sebelumnya prestasi akademik dan olahraga menjadi jalur yang paling banyak diminati, kini kemampuan menghafal Al-Qur'an mulai menjadi salah satu modal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kondisi tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa program afirmasi yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat sambutan positif dari kalangan orang tua maupun lembaga pendidikan berbasis Islam.

Selain membuka peluang lebih luas bagi para santri dan penghafal Al-Qur'an, kebijakan tersebut juga dinilai mampu memotivasi siswa sejak usia dini untuk meningkatkan kemampuan tahfidz mereka.

Dorong Lahirnya Generasi Berprestasi dan Berkarakter

Dinas Pendidikan Banyuwangi berharap kebijakan penghargaan terhadap prestasi tahfidz tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah pendaftar, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter religius yang kuat.

Dengan semakin banyaknya siswa yang termotivasi menghafal Al-Qur'an, pemerintah optimistis budaya belajar berbasis nilai-nilai keagamaan akan semakin berkembang di lingkungan pendidikan Banyuwangi.

Lonjakan peminat jalur tahfidz dalam SPMB tahun ini menjadi sinyal bahwa penghargaan terhadap prestasi keagamaan telah membuka ruang baru bagi siswa untuk meraih masa depan pendidikan yang lebih baik. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#SPMB Banyuwangi 2025 #jalur tahfidz SMP #prestasi tahfidz Banyuwangi #Penghafal Al-Qur'an #SMPN 1 Giri