Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hari Lahir Pancasila dan Dies Natalis Perpenas Banyuwangi, Teguhkan Semangat Kebangsaan dari Kampus hingga TK

M Ksatria Raya • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:02 WIB
Para pengurus beserta jajaran pegawai di lingkungan Perpenas Banyuwangi mengikuti upacara peringatan hari lahir Pancasila sekaligus dies natalis Perpenas di halaman kampus Untag Banyuwangi, Senin (1/6). (Pepernas Banyuwangi)
Para pengurus beserta jajaran pegawai di lingkungan Perpenas Banyuwangi mengikuti upacara peringatan hari lahir Pancasila sekaligus dies natalis Perpenas di halaman kampus Untag Banyuwangi, Senin (1/6). (Pepernas Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Semangat Pancasila bergema kuat di lingkungan pendidikan Banyuwangi. Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional 17 Agustus 1945 (Perpenas) Banyuwangi menggelar upacara sekaligus memperingati Dies Natalis organisasi di halaman Kampus Untag Banyuwangi, Senin (1/6). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, peringatan tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang Perpenas sebagai lembaga pendidikan yang konsisten membangun karakter kebangsaan, persatuan, dan semangat gotong royong melalui berbagai jenjang pendidikan.

Upacara diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, pegawai, pengurus Perpenas, serta unit-unit pendidikan yang berada di bawah naungannya. Mulai dari Untag Banyuwangi, SMK Sri Tanjung, TK Siwi Peni 1 Banyuwangi, TK Siwi Peni 2 Banyuwangi, hingga KB-TK Askara turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran seluruh elemen pendidikan dalam satu barisan menjadi simbol kuat bahwa pendidikan tidak hanya bertugas mencerdaskan, tetapi juga menjaga dan mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.

Ketua Perpenas Banyuwangi, Yunita Iliana, menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila dan Dies Natalis Perpenas memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar seremoni tahunan.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan pendidikan untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

“Hari Lahir Pancasila dan Hari Lahir Perpenas bukan sekadar momentum seremonial, tetapi pengingat bagi seluruh insan Perpenas untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Perjalanan Panjang Jadi Inspirasi Generasi Muda

Yunita mengatakan, perjalanan panjang Perpenas Banyuwangi selama ini merupakan bukti nyata komitmen lembaga dalam dunia pendidikan. Perjalanan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Menurutnya, pendidikan harus mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, rasa cinta tanah air, serta semangat untuk membangun Indonesia.

“Memahami perjalanan panjang Perpenas juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar, bertumbuh, dan berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan inklusif,” katanya.

Ia menambahkan, peringatan tahun ini memiliki makna yang semakin istimewa karena berlangsung bertepatan dengan Bulan Bung Karno, sosok yang dikenal sebagai penggali Pancasila dan salah satu tokoh utama dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, semangat nasionalisme dan penghargaan terhadap keberagaman harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Bertepatan dengan Bulan Bung Karno, semangat nasionalisme dan keberagaman harus terus kita nyalakan demi mewujudkan Perpenas yang lebih baik, lebih besar, lebih bermanfaat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Perpenas Bukan Sekadar Lembaga Pendidikan

Sementara itu, Rektor Untag Banyuwangi, Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja, menyebut dies natalis merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan dan cita-cita besar yang melatarbelakangi lahirnya sebuah lembaga.

Menurutnya, Perpenas dibangun bukan sekadar sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai rumah besar yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan ketuhanan kepada peserta didik.

“Dies natalis adalah momen sakral yang mengingatkan kita akan awal mula sebuah perjalanan. Perpenas, yang lahir dari semangat juang dan cinta tanah air, bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan rumah besar tempat nilai-nilai kebangsaan, ketuhanan, dan kemanusiaan terus ditumbuhkembangkan,” ujarnya.

Yovita menilai kekuatan utama Perpenas terletak pada kemampuannya membangun ekosistem pendidikan yang berkesinambungan dari jenjang usia dini hingga perguruan tinggi.

Membangun Ekosistem Pendidikan yang Utuh

Menurut Yovita, seluruh unit pendidikan yang berada di bawah naungan Perpenas memiliki karakter dan fungsi masing-masing. Namun seluruhnya bergerak menuju tujuan yang sama, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi, setiap unit menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Perpenas tidak berdiri sebagai entitas tunggal. Tetapi berdiri sebagai satu kesatuan yang terdiri dari berbagai unit pendidikan, masing-masing dengan karakter dan kontribusi yang saling melengkapi. Dari jenjang usia dini hingga sarjana, setiap unit adalah bagian dari satu ekosistem yang utuh,” jelasnya.

Konsep tersebut dinilai menjadi kekuatan Perpenas dalam membangun kesinambungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan.

Menjaga Api Pancasila Melalui Pendidikan

Di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, arus globalisasi, hingga perubahan sosial yang semakin cepat, dunia pendidikan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah masyarakat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Dies Natalis Perpenas Banyuwangi menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga persatuan bangsa.

Melalui pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila, Perpenas Banyuwangi berupaya terus melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, serta memiliki semangat gotong royong dan cinta tanah air.

Dari halaman kampus hingga ruang-ruang kelas pendidikan anak usia dini, semangat Pancasila yang diwariskan para pendiri bangsa terus dinyalakan. Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh kuatnya karakter kebangsaan yang tumbuh dalam diri setiap generasi penerus. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Hari Lahir Pancasila Banyuwangi #Dies Natalis Perpenas Banyuwangi #Pendidikan Kebangsaan #Perpenas Banyuwangi #untag banyuwangi