RadarBanyuwangi.id – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) telah diumumkan.
Sebanyak 60 siswa dari Sekolah Atas Negeri 1 Giri (Smagi) Taruna Bangsa telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBT ini.
Dari ke 60 siswa tersebut hampir separuh lebih diterima di PTN favorit seluruh Indonesia.
Diantaranya ada Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Universitas Brawijaya (UB) Malang, Institut Teknik Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Udayana (Unud) Bali, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan lain sebagainya.
Selain itu, pilihan jurusan atau program studi (prodi) juga pilihan yang favorit. Contohnya, di Universitas Brawijaya atau UB ada 11 siswa lulusan Smagi Taruna Bangsa yang diterima disana.
Prodi yang diambil seperti Kedokteran Umum, Pendidikan Dokter Hewan, Kebidanan, Akuntasi, Adminsitrasi Bisnis, Hukum dan lainnya.
Sementara di ISI Yogyakarata ada dua siswa lulusan yang diterima disana dan mengambil prodi Seni Teater serta Pertelivisian dan Perfilman.
Adapula ITS Surabaya dengan program studi Fisika serta Teknik Lepas Pantai. Sementara IPB ada prodi Bisnis, Untuk Unair Surabaya ada prodi Ekonomi Islam.
Menurut I Ketut Renen, untuk tahun ini, siswa Smagi Taruna Bangsa mengalami peningkatan pada jumlah PTN favorit serta mutu program sutdi yang dipilih.
“Tidak mudah masuk atau diterima di PTN favorit terutama melalui jalur UTBK,” jelas Ketut.
Karena selain nilai harus sesuai standar yang ditetapkan, juga persaingan peserta ujian yang berjumlah ratusan ribu.
Hal ini menandakan bahwa, mutu pendidikan serta penyerapan siswa terkait materi yang diajarkan di sekolah meningkat pesat.
Dikarenakan setiap bagian yang ada di Smagi Taruna Bangsa wajib mendukung pengembangan dan pengingkatan mutu pendidikan.
Tidak hanya guru sebagai pengajar mata pelajaran saja. Termasuk karyawan bagian Tata Usaha maupun yang lainnya.
Karena, masih menurut Ketut, kalau lingkungan sekolah sudah nyaman, pelayanan bagus, guru juga mengajar dengan benar maka siswa juga fokus dalam belajar.
Ini sudah dibuktikan dengan hasil diterimanya 53 siswa di PTN favorit dengan prodi favorit juga.
Kedepan, I Ketut Renen menegaskan bahwa untuk tahun ajaran 2025/2026 dipastikan semua lulusan akan menerima ijazah tanpa embel-embel syarat apapun.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, semua lulusan langsung menerima ijazah,” tegas Ketut.
Bahkan bila perlu, ijazah akan diantarkan sekolah langsung kekediaman lulusan, apabila siswa berhalangan hadir saat penerimaan ijazah.
Sehingga di Smagi Taruna Bangsa tidak ada penumpukan atau penyimpanan ijazah alias nol ijazah ujar Ketut.
Berikut nama-nama 60 siswa yang diterima dijalur SNBT tahun 2026
Editor : Gerda Sukarno Prayudha