RADARBANYUWANGI.ID – Prestasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang kembali menggemparkan dunia pendidikan nasional. Madrasah unggulan di bawah naungan Kementerian Agama itu sukses memborong empat penghargaan bergengsi tingkat nasional dalam ajang apresiasi madrasah berprestasi yang digelar di Kampus MAN Insan Cendekia Serpong, Jumat (22/5/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar kepada sembilan madrasah unggulan terbaik di Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas capaian luar biasa di bidang akademik, sains, dan riset.
Empat penghargaan yang dibawa pulang MAN 2 Kota Malang sekaligus mempertegas dominasi madrasah tersebut di level nasional bahkan internasional.
Borong 4 Penghargaan Nasional Bergengsi
Dalam ajang tersebut, MAN 2 Kota Malang meraih empat penghargaan utama sekaligus.
Pertama, Juara Umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) selama dua tahun berturut-turut.
Kedua, penyumbang medali internasional terbanyak selama tiga tahun berturut-turut dari delegasi Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS).
Ketiga, Juara Umum Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dua tahun berturut-turut.
Keempat, Juara Umum Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) 2026.
Deretan capaian tersebut membuat MAN 2 Kota Malang semakin dikenal sebagai salah satu madrasah paling produktif mencetak talenta unggul di bidang sains, riset, dan kompetisi akademik nasional.
Menteri Agama: Madrasah Kini Jadi Pusat Generasi Unggul
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian MAN 2 Kota Malang.
Menurut dia, prestasi yang diraih madrasah saat ini menunjukkan kualitas pendidikan berbasis madrasah semakin mampu bersaing secara global.
“Madrasah hari ini telah membuktikan diri mampu menjadi pusat lahirnya generasi berprestasi, inovatif, dan berkarakter,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia menilai capaian MAN 2 Kota Malang menjadi bukti nyata bahwa pendidikan madrasah tidak lagi dipandang sebelah mata dalam persaingan akademik nasional maupun internasional.
“Prestasi yang diraih MAN 2 Kota Malang menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional serta menjadi contoh kemajuan pendidikan Indonesia,” tuturnya.
Kepala Madrasah: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi
Kepala MAN 2 Kota Malang Samsudin mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih lembaganya.
Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademik madrasah selama bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, doa, dan kolaborasi seluruh civitas akademik MAN 2 Kota Malang,” ujarnya di Serpong.
Ia menegaskan prestasi tersebut bukan sekadar kebanggaan internal madrasah, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan siswa.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pembinaan prestasi peserta didik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Koleksi 2.791 Prestasi dalam Tiga Tahun
Dominasi MAN 2 Kota Malang di dunia pendidikan nasional ternyata bukan capaian instan.
Samsudin memaparkan sejak Juli 2023 hingga Mei 2026, madrasah tersebut berhasil mengoleksi total 2.791 prestasi di berbagai bidang.
Prestasi tersebut mencakup kompetisi sains, akademik, riset, keagamaan, hingga seni.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026 saja, MAN 2 Kota Malang berhasil meraih 174 prestasi tingkat internasional.
Di level nasional, madrasah ini juga sukses mempertahankan gelar Juara Umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) dua tahun berturut-turut.
Tak hanya itu, MAN 2 Kota Malang juga menjadi Juara Umum Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024 dan Juara Umum Olimpiade Bahasa Arab (OBA) 2025.
Ratusan Lulusan Tembus PTN dan Kampus Luar Negeri
Prestasi MAN 2 Kota Malang juga terlihat dari keberhasilan alumninya menembus berbagai perguruan tinggi favorit.
Dari lulusan tahun 2026, tercatat sebanyak 130 siswa telah diterima di PTN ternama dan kampus luar negeri melalui berbagai jalur seleksi.
Sebanyak 81 siswa lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Kemudian 15 siswa diterima melalui jalur International Undergraduate Program (IUP).
Tujuh siswa memperoleh Golden Ticket dan tiga siswa diterima melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).
Selain itu, terdapat 26 siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi luar negeri dan sekolah kedinasan.
Sementara enam siswa lainnya diterima melalui jalur seleksi lain.
Jadi Simbol Kebangkitan Pendidikan Madrasah
Deretan prestasi tersebut semakin mengukuhkan posisi MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu simbol kebangkitan pendidikan madrasah di Indonesia.
Tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, madrasah kini juga mampu mendominasi bidang sains, teknologi, riset, hingga kompetisi internasional.
Keberhasilan MAN 2 Kota Malang juga menjadi bukti bahwa ekosistem pendidikan berbasis madrasah mampu melahirkan generasi yang kompetitif secara global sekaligus tetap berkarakter.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan Indonesia,” ujar Samsudin.
Dengan torehan ribuan prestasi dan dominasi kompetisi nasional, MAN 2 Kota Malang kini tidak hanya dikenal sebagai madrasah unggulan Jawa Timur, tetapi juga salah satu kekuatan besar pendidikan nasional. (*)
Editor : Ali Sodiqin