Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMAN 1 Giri Menjamin Tidak Ada Penahanan Ijasah Serta Penahanan Nomor Ujian

Gerda Sukarno Prayudha • Selasa, 26 Mei 2026 | 10:26 WIB
TAHUN LALU : Lulusan SMAN 1 Giri Taruna Bangsa langsung menerima ijasah kelulusan sebagai tanda sudah menyelesaikan pembelajaran. (SmagiTV untuk RadarBanyuwangi.id)
TAHUN LALU : Lulusan SMAN 1 Giri Taruna Bangsa langsung menerima ijasah kelulusan sebagai tanda sudah menyelesaikan pembelajaran. (SmagiTV untuk RadarBanyuwangi.id)

RadarBanyuwangi.id – Akhir-akhir ini beredar kabar melalui media sosial tentang lembaga pendidikan terutama di kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA) tentang penahanan ijazah.

Dan terkait hal itu, Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (Smagi) Taruna Bangsa memberikan klarifikasi.

Sekolah yang beralamat di Jalan HOS Cokroaminoto 38 ini melalui kepala sekolah, I Ketut Renen menuturkan bahwa lembaganya tidak pernah memberikan intruksi kepada jajarannya untuk menahan pemberian ijazah.

Menurut Ketut, saat ini Smagi Taruna Bangsa belum mengeluarkan ijazah kepada lulusan tahun 2025/2026. “Karena saat ini sekolah masih menerima nomor register ijazah,” tegas Ketut.

Bahkan hingga berita ini diterbitkan, Smagi Taruna Bangsa belum menerima material fisik atau kertas ijazah. Dikarenakan masih dalam proses pencetakan.

“Jadi, tidak benar apabila kabar di media sosial tersebut,” lanjut Ketut. Terutama di kalangan Smagi Taruna Bangsa.

Jangankan ijazah bagi lulusan yang terbaru, ijazah bagi lulusan tahun sebelum-sebelumnya sudah dibagikan semua kepada alumni atau lulusan Smagi Taruna Bangsa.

“Bahkan ada ijazah yang diantarkan langsung ke alamat lulusan dan tanpa syarat apapun,” terang Ketut.

Dengan begitu di Smagi Taruna Bangsa tidak penumpukan atau penyimpanan ijazah.

Kemudian, masih menurut Ketut terkait persiapan Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) genap tahun ajaran 2025/2026, yakni pembagian nomor ujian.

DIANTAR LANGSUNG : Lulusan tahun lalu SMAN 1 Giri Taruna Bangsa beserta orang tua di kediamannya telah menerima ijasah sebagai bukti telah tamat pembelejaran. (SmagiTV untuk RadarBanyuwangi.id)
DIANTAR LANGSUNG : Lulusan tahun lalu SMAN 1 Giri Taruna Bangsa beserta orang tua di kediamannya telah menerima ijasah sebagai bukti telah tamat pembelejaran. (SmagiTV untuk RadarBanyuwangi.id)

Dipastikan semua siswa kelas X dan XI tidak ada hambatan dalam pengambilan nomor ujian.

“Dipastikan sekolah beserta jajarannya tidak boleh menahan ataupun menghambat pembagian nomor ujian.” Kata Ketut.

Karena Sumatif dilaksanakan pada awal Juni mendatang, tepatnya tanggal 3 Juni.

Saat ini masih ada beberapa siswa yang belum mengambil nomor ujian.

Dengan begitu siswa bisa berkonsentrasi dan tenang dalam menghadapi PSAS genap yang akan datang.

Sementara terkait pelayanan, salah satu andalan Smagi Taruna Bangsa adalah sistem pengayakan siswa.

Sejak kelas X siswa sudah dipetakan akan melanjutkan jenjang lebih lanjut kemana.

Apakah kedinasan? Apakah TNI-Polri? Apakah Kedokteran dan lain sebagainya.

Dengan begitu akan mempermudah siswa dalam memfokuskan diri mencapai harapan tersebut.

Dan sistem ini hanya ada di Smagi Taruna Bangsa, tidak ada di lainnya.

Pelayanan lainnya, adalah kesamaptaan.

Berkolaborasi dengan tiga matra yang ada di Banyuwangi, siswa mendapatkan materi tambahan berupa kedisiplinan, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan hingga nasionalisme.

Dan kesamaptaan ini yang menjadikan Smagi Taruna Bangsa menjadi salah satu sekolah favorit di Banyuwangi.

Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#ijasah #Smagi taruna bangsa #lulusan