Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bacaan Takbiran Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya: Sunnah yang Menggema di Malam Hari Raya

Ali Sodiqin • Selasa, 26 Mei 2026 | 18:00 WIB
Bacaan takbiran Idul Adha lengkap Arab, latin, dan arti. Simak lafaz takbir panjang beserta keutamaan malam Hari Raya Idul Adha. (ChatGPT)
Bacaan takbiran Idul Adha lengkap Arab, latin, dan arti. Simak lafaz takbir panjang beserta keutamaan malam Hari Raya Idul Adha. (ChatGPT)

RADARBANYUWANGI.ID – Kumandang takbir menjadi salah satu syiar paling sakral saat menyambut Idul Adha. Sejak malam 10 Dzulhijjah, umat Muslim di berbagai penjuru dunia mulai menggemakan lafaz takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Tak hanya di masjid dan musala, gema takbir juga terdengar di rumah-rumah hingga jalanan dalam tradisi malam takbiran. Bacaan takbir Idul Adha sendiri menjadi amalan sunnah yang dianjurkan untuk terus dilafalkan hingga hari-hari Tasyrik pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, banyak umat Muslim mulai mencari bacaan takbiran lengkap dalam teks Arab, latin, dan arti bahasa Indonesia agar dapat membacanya dengan benar dan penuh penghayatan.

Bacaan Takbiran Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Berikut lafal takbiran Idul Adha yang umum dikumandangkan di Indonesia:

Teks Arab Takbiran Idul Adha

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Bacaan Latin Takbiran Idul Adha

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.

Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Allāhu akbar wa lillāhil-hamd.

Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi kathīrā, wa subḥānallāhi bukrataw wa aṣīlā.

Lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhliṣīna lahud-dīna wa law karihal-kāfirūn.

Lā ilāha illallāhu waḥdah, ṣadaqa wa‘dah, wa naṣara ‘abdah, wa a‘azza jundahu wa hazamal-aḥzāba waḥdah.

Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Allāhu akbar wa lillāhil-hamd.

Arti Takbiran Idul Adha

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

Allah Maha Besar lagi Maha Agung, segala puji bagi Allah yang begitu banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.

Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya.

Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Dia telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, memuliakan tentara-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh-Nya sendirian.

Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”

Kapan Takbiran Idul Adha Dibaca?

Takbir Idul Adha mulai dikumandangkan sejak malam Hari Raya Idul Adha setelah matahari terbenam pada 9 Dzulhijjah.

Umat Muslim dianjurkan memperbanyak takbir hingga akhir hari Tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

Takbir dapat dilafalkan setelah salat fardu, saat berkumpul bersama keluarga, maupun dalam perjalanan menuju tempat salat Id.

Keutamaan Mengumandangkan Takbir

Mengumandangkan takbir memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghambaan dan pengagungan kepada Allah SWT.

Takbir juga menjadi pengingat bahwa segala kebesaran hanya milik Allah.

Pada momentum Idul Adha, bacaan takbir semakin istimewa karena berkaitan erat dengan ibadah kurban dan keteladanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan.

Tradisi Takbiran di Indonesia

Di Indonesia, malam takbiran menjadi salah satu tradisi paling meriah menjelang Hari Raya Idul Adha.

Sebagian masyarakat menggelar takbir keliling menggunakan beduk dan kendaraan hias, sementara lainnya memilih bertakbir bersama di masjid dan musala.

Meski tradisinya beragam, inti dari malam takbiran tetap sama, yakni memperbanyak zikir dan mengagungkan asma Allah SWT. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Bacaan takbiran Idul Adha #Takbir Idul Adha lengkap #Takbiran Idul Adha Arab latin arti #Takbir panjang Idul Adha #Bacaan takbir hari raya