Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Program WESA Banyuwangi Berlanjut, Siswa SMPN 3 Diajak Belajar Sumber Air Langsung di Alam

Sigit Hariyadi • Selasa, 26 Mei 2026 | 00:30 WIB
ANTUSIAS: Puluhan siswa TKN Model Banyuwangi berwisata sekaligus belajar di Sumber Gedor pada Rabu pekan lalu (20/5). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)
ANTUSIAS: Puluhan siswa TKN Model Banyuwangi berwisata sekaligus belajar di Sumber Gedor pada Rabu pekan lalu (20/5). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Program Wis Esa Sek Adi (WESA) Banyuwangi terus berlanjut dan semakin menarik perhatian dunia pendidikan. Setelah diikuti siswa SD dan taman kanak-kanak, kini giliran pelajar SMPN 3 Banyuwangi yang diajak belajar langsung di alam terbuka melalui wisata edukasi lingkungan di kawasan Sumber Gedor, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro.

Kegiatan yang digagas Pemkab Banyuwangi itu menjadi upaya memperkenalkan sumber kehidupan dan kepedulian lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini dengan metode belajar langsung di lapangan.

Program WESA sendiri merupakan akronim dari Wisata Edukasi Sejak Usia Dini. Kegiatan ini resmi diluncurkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada 13 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis lingkungan.

Pada dua gelombang sebelumnya, program WESA digelar setiap Rabu. Edisi perdana diikuti siswa SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi, sedangkan gelombang kedua melibatkan siswa Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Model Banyuwangi.

Untuk gelombang ketiga, kegiatan digelar hari ini, Selasa (26/5), maju sehari dari jadwal biasanya agar siswa tetap dapat menikmati libur Idul Adha bersama keluarga pada Rabu (27/5).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa SMPN 3 Banyuwangi tidak hanya diajak menikmati suasana alam di Sumber Gedor, tetapi juga belajar langsung mengenai sumber mata air dan sistem distribusi air bersih.

Panitia mewajibkan seluruh peserta membawa tumbler atau wadah minum sendiri sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik selama kegiatan berlangsung.

Selain mengunjungi Sumber Gedor, para siswa juga dijadwalkan melihat langsung tandon air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi di wilayah Kalipuro serta tandon air di Kelurahan Penataban.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, program WESA menjadi langkah positif untuk mengenalkan lingkungan hidup dan sumber daya alam kepada anak-anak dengan pendekatan yang lebih menyenangkan.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada akademik, tetapi juga harus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sekitar.

“Anak-anak tidak hanya harus pintar secara akademis, tetapi juga mengenal lingkungan dan tempat tinggalnya. Selama ini mereka mungkin belajar dari buku tentang asal air, tapi lewat kegiatan ini mereka bisa melihat langsung bagaimana prosesnya,” ujar Ipuk saat peluncuran program WESA beberapa waktu lalu.

Ia menilai pendekatan edukasi berbasis wisata menjadi metode yang lebih relevan bagi generasi saat ini karena mampu meningkatkan antusiasme belajar siswa.

Melalui pengalaman langsung di lapangan, anak-anak diharapkan lebih memahami pentingnya menjaga sumber mata air, lingkungan hijau, dan kelestarian alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Dengan mencintai air dan pohon, mereka akan mencintai kehidupan. Ini menjadi cara agar anak-anak lebih mengenal daerah yang mereka cintai,” imbuhnya.

Pemkab Banyuwangi berharap program WESA dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu model pendidikan karakter berbasis lingkungan di sekolah-sekolah.

Selain memberi pengalaman belajar baru, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menanamkan kesadaran ekologis sejak dini agar generasi muda Banyuwangi lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan dan sumber daya air. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#wisata edukasi Banyuwangi #Sumber Gedor #Program WESA #SMPN 3 Banyuwangi #Ipuk Fiestiandani