Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SPMB SMP Negeri Banyuwangi Lanjut Juni Ini, Jalur Prestasi dan Domisili Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Sigit Hariyadi • Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:20 WIB
PAKTA INTEGRITAS: Wabup Mujiono menandatangani deklarasi  SPMB yang transparan, objektif, dan bebas dari gratifikasi di Aula Dharma Wiyata Dispendik Banyuwangi, Rabu lalu (13/5). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
PAKTA INTEGRITAS: Wabup Mujiono menandatangani deklarasi SPMB yang transparan, objektif, dan bebas dari gratifikasi di Aula Dharma Wiyata Dispendik Banyuwangi, Rabu lalu (13/5). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Tahapan penerimaan siswa baru jenjang SMP negeri di Banyuwangi belum selesai. Setelah jalur afirmasi dan mutasi ditutup, ribuan calon peserta didik masih memiliki peluang masuk sekolah negeri melalui tiga jalur lanjutan yang segera dibuka awal Juni mendatang.

Jalur prestasi akademik, prestasi lomba akademik dan nonakademik, hingga jalur domisili kini menjadi kesempatan berikutnya yang diperebutkan siswa dan orang tua. Sejumlah jadwal penting pun mulai menjadi perhatian karena seluruh tahapan berlangsung berdekatan.

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini juga mendapat pengawalan ketat. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menegaskan pelaksanaan penerimaan siswa harus berlangsung transparan, objektif, serta bebas praktik titipan maupun pungutan liar.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran jalur prestasi lomba akademik dan nonakademik akan dibuka selama dua hari, mulai Selasa (2/6) hingga Rabu (3/6) mendatang.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, peserta akan mengikuti proses uji petik yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/6) sampai Jumat (5/6).

Hasil seleksi kemudian diumumkan pada Sabtu (6/6) bersamaan dengan tahapan daftar ulang bagi siswa yang dinyatakan diterima di sekolah tujuan.

Sementara itu, untuk jalur prestasi akademik, proses pendaftaran dibuka mulai Rabu (3/6) hingga Kamis (4/6).

Adapun pengumuman hasil seleksi sekaligus daftar ulang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 6 Juni.

Kesempatan masuk SMP negeri tidak berhenti sampai di sana.

Bagi siswa yang belum sempat mendaftar atau belum lolos melalui jalur afirmasi, mutasi, prestasi lomba, maupun prestasi akademik, masih tersedia jalur domisili.

Jalur tersebut kerap menjadi pilihan terakhir bagi peserta yang ingin tetap mendapatkan peluang masuk sekolah negeri sesuai wilayah tempat tinggal.

Pendaftaran jalur domisili akan dibuka selama dua hari, yakni pada 8 hingga 9 Juni.

Sementara hasil seleksi diumumkan pada 10 Juni, dilanjutkan proses daftar ulang pada 11 hingga 12 Juni.

Kepala SMPN 1 Glagah, Dardiri, mengatakan seluruh tahapan pendaftaran SPMB jenjang SMP negeri di Banyuwangi dilakukan secara daring melalui aplikasi Smart Kampung.

Dengan sistem tersebut, peserta tidak perlu datang langsung ke sekolah selama proses pendaftaran berlangsung.

"Yang menghadirkan peserta ke sekolah hanya jalur prestasi, tepatnya untuk menjalani uji petik," katanya.

Skema digital tersebut diterapkan untuk mempermudah akses layanan sekaligus meningkatkan efisiensi proses pendaftaran.

Selain itu, sistem daring juga diharapkan mampu meminimalkan antrean dan potensi persoalan administratif selama pelaksanaan penerimaan siswa baru.

Di sisi lain, pelaksanaan SPMB tahun ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pendidikan menggelar Deklarasi Integritas dan Komitmen Bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru di Aula Dharma Wiyata Dinas Pendidikan Banyuwangi pada 13 Mei lalu.

Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama agar pelaksanaan SPMB berlangsung adil, tertib, dan terbebas dari praktik yang mencederai integritas proses seleksi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian, Kepala Kementerian Agama Banyuwangi Chaironi Hidayat, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi, jajaran Forkopimda, serta kepala SD dan SMP se-Banyuwangi.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menegaskan seluruh tahapan SPMB harus berjalan secara terbuka sejak proses pendaftaran hingga penyampaian informasi kepada masyarakat.

Menurut dia, proses penerimaan siswa baru harus dikawal bersama agar berlangsung kondusif dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.

"Kita mendeklarasikan bareng-bareng untuk mengawal pelaksanaan SPMB tahun ini supaya berjalan baik, tertib, kondusif dan berjalan seadil-adilnya," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik titipan, pungutan layanan, maupun manipulasi data selama proses seleksi berlangsung.

Menurutnya, jalur prestasi harus benar-benar diisi siswa yang memiliki pencapaian nyata dan bukan hasil rekayasa administrasi.

"Saya tekankan dalam proses SPMB tidak boleh ada praktik titipan, pungutan, maupun manipulasi data," tegas Mujiono.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian menyebut persoalan penerimaan siswa baru selalu menjadi perhatian setiap tahun.

Karena itu, deklarasi integritas terus dilakukan sebagai bentuk penguatan komitmen seluruh pihak.

"Sebenarnya SPMB ini persoalan kita setiap tahunnya, tetapi deklarasi harus kita lakukan sebagai komitmen bersama-sama," pungkasnya.

Bagi orang tua dan calon peserta didik, memahami jadwal tiap jalur kini menjadi langkah penting agar tidak kehilangan kesempatan memperoleh kursi di SMP negeri tujuan. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#SPMB Banyuwangi 2026 #SPMB SMP Negeri Banyuwangi #Jalur Domisili SMP #Jalur Prestasi SMP Banyuwangi #smart kampung banyuwangi