Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi Borong 5 Juara STCC Jatim, Dominasi Ajang Taruna Bergengsi

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 22 Mei 2026 | 09:52 WIB
GEMILANG: Kontingen SMAN 2 Taruna Bhayangkara, Genteng usai mengikuti ajang SMA Taruna Creative Camp (STCC) 2026. (Smadatara Genteng Banyuwangi)
GEMILANG: Kontingen SMAN 2 Taruna Bhayangkara, Genteng usai mengikuti ajang SMA Taruna Creative Camp (STCC) 2026. (Smadatara Genteng Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara) Genteng, Banyuwangi. Dalam ajang bergengsi SMA Taruna Creative Camp (STCC), taruna-taruni sekolah tersebut sukses memborong lima gelar juara sekaligus dan mempertegas reputasinya sebagai salah satu sekolah taruna berprestasi di Jawa Timur.

Capaian itu sekaligus menegaskan konsistensi Smadatara dalam mencetak siswa unggul, bukan hanya di bidang akademik, tetapi juga kemampuan fisik, keagamaan, hingga keterampilan berpikir kritis.

Dalam kompetisi tahunan yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tersebut, Smadatara berhasil menyabet lima penghargaan dari tujuh kategori yang diperlombakan.

Sekolah yang beralamat di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi itu meraih Juara 1 Garjas, Juara 2 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Juara 3 Debat Bahasa Inggris, Juara 3 Debat Bahasa Indonesia, serta Juara 3 Tes Kompetensi Dasar.

Kompetisi tahun ini digelar di SMAN 3 Taruna Angkasa, Madiun, dan diikuti sekolah-sekolah taruna dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Smadatara I Ketut Renen mengaku bangga atas capaian para siswanya. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah kerja keras panjang para siswa bersama pengasuh dan seluruh pihak sekolah.

“Dari tujuh kategori lomba, kami berhasil berprestasi di lima lomba. Ini tetap prestasi yang memuaskan,” ujarnya.

Lima gelar yang diraih sekaligus menjadi bukti kemampuan siswa Smadatara bersaing di berbagai bidang. Tidak hanya unggul dalam kemampuan fisik melalui Garjas, tetapi juga menunjukkan kapasitas akademik dan kemampuan komunikasi.

Meski demikian, pihak sekolah ternyata belum sepenuhnya puas.

Ketut menyebut semangat kompetitif justru muncul dari para siswa sendiri. Capaian lima juara dianggap sebagai pijakan untuk hasil yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.

Karena itu, sekolah berencana langsung melakukan regenerasi dan menyiapkan kader baru sejak dini.

"Akan ada regenerasi, siswa akan langsung diajak persiapan menyongsong STCC tahun depan," katanya.

Langkah itu dinilai penting untuk menjaga tradisi prestasi sekolah sekaligus mempertahankan nama besar Smadatara dalam ajang kompetisi antarsekolah taruna.

Ketut menegaskan, prestasi yang diraih bukan hasil kerja individu semata. Menurut dia, keberhasilan tersebut lahir melalui proses panjang dan kolaborasi banyak pihak.

Mulai dari siswa, pengasuh, guru, hingga dukungan orang tua memiliki kontribusi penting dalam proses pembinaan.

“Prestasi ini lahir dari kerja keras dan kolaborasi banyak pihak. Bukan hanya pengasuh dan siswa, tapi juga orang tua,” paparnya.

Keberhasilan Smadatara di ajang STCC juga mempertegas nama sekolah tersebut yang selama ini dikenal memiliki tradisi prestasi kuat di berbagai kompetisi tingkat regional maupun provinsi.

Pihak sekolah berharap capaian tersebut dapat menjadi energi baru sekaligus motivasi bagi seluruh siswa agar terus meningkatkan kemampuan.

Menurut Ketut, sistem pembinaan dan pendampingan ketat yang diterapkan di sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter siswa agar disiplin dan mampu bersaing.

“Ini bukti siswa kami bisa bersaing. Dengan bimbingan ketat kami harap siswa bisa terus meningkatkan prestasinya,” tandasnya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#STCC Jatim #prestasi Smadatara Banyuwangi #SMA Taruna Creative Camp #sekolah taruna Banyuwangi #sman 2 taruna bhayangkara