Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wis Esa Sek Adi Berlanjut, 75 Siswa TKN Model Belajar Sejarah Sumber Gedor dan Pentingnya Air Bersih

Sigit Hariyadi • Rabu, 20 Mei 2026 | 06:00 WIB
PENINGGALAN BELANDA: Dirut PUDAM Banyuwangi Abd. Rahman melihat dari dekat mata air Sumber Gedor, Selasa lalu (25/2).
PENINGGALAN BELANDA: Dirut PUDAM Banyuwangi Abd. Rahman melihat dari dekat mata air Sumber Gedor, Selasa lalu (25/2).

RADARBANYUWANGI.ID – Program Wis Esa Sek Adi (Wisata Edukasi Sejak Usia Dini) terus berlanjut dan makin mendapat perhatian. Setelah sukses pada edisi perdana, 

pagi ini (20/5) giliran sebanyak 75 siswa Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Model Banyuwangi diajak belajar langsung di kawasan Sumber Gedor, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro.

Program edukasi berbasis wisata tersebut menjadi salah satu inovasi Pemkab Banyuwangi untuk mengenalkan pentingnya air bersih, lingkungan, dan sejarah daerah kepada anak-anak sejak usia dini. Tidak sekadar berwisata, para siswa juga mendapatkan pengalaman belajar langsung di sumber mata air yang selama puluhan tahun menjadi penopang kebutuhan air bersih masyarakat Banyuwangi.

Sumber Gedor sendiri bukan sekadar sumber mata air biasa. Lokasi tersebut menyimpan sejarah panjang layanan air bersih di Banyuwangi. Dibangun sejak 1926 dan mulai dioperasikan pada 1927, instalasi pipa hingga tandon air di kawasan itu masih berdiri dan terawat hingga kini.

Dari kawasan inilah air bersih dialirkan ke ribuan rumah warga di wilayah Kota Banyuwangi dan sekitarnya, khususnya pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi.

Dalam kegiatan tersebut, siswa TKN Model tidak hanya menikmati suasana alam yang asri dan sejuk. Mereka juga mendapatkan materi edukatif dari berbagai instansi terkait. Petugas PUDAM Banyuwangi memberikan penjelasan mengenai sumber air dan proses distribusi air bersih kepada masyarakat.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan air dan pola hidup sehat sejak dini. Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar sumber mata air.

Konsep pembelajaran luar ruang seperti ini dinilai lebih efektif untuk membangun kepedulian anak-anak terhadap lingkungan. Selain membuat siswa lebih antusias, metode tersebut juga membantu anak memahami langsung pentingnya menjaga air dan alam.

Sebelumnya, program Wis Esa Sek Adi resmi diluncurkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Rabu pekan lalu (13/5). Pada pelaksanaan perdana, kegiatan diikuti 75 siswa SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi.

Peluncuran program itu mendapat respons positif dari sekolah maupun para siswa. Banyak peserta mengaku antusias karena bisa belajar sambil bermain di lokasi sumber mata air yang selama ini hanya mereka kenal lewat cerita.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pendekatan edukasi berbasis wisata menjadi cara baru yang relevan dengan karakter anak-anak masa kini. Menurutnya, pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas.

“Dengan mencintai air dan pohon, mereka akan mencintai kehidupan. Ini menjadi cara agar anak-anak lebih mengenal daerah yang mereka cintai. Saya berharap kegiatan ini digelar secara kontinu,” ujar Ipuk saat meluncurkan program tersebut.

Ipuk menilai, pengenalan sejarah daerah dan lingkungan hidup sejak usia dini menjadi investasi penting untuk membangun generasi yang peduli terhadap kelestarian alam. Terlebih, keberadaan sumber mata air memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat Banyuwangi.

Program Wis Esa Sek Adi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya cinta lingkungan sejak dini. Pemkab Banyuwangi berharap, melalui pengalaman langsung di lapangan, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang lebih sadar pentingnya menjaga sumber daya alam dan kebersihan lingkungan sekitar. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Sumber Gedor Banyuwangi #Wis Esa Sek Adi #wisata edukasi Banyuwangi #PUDAM Banyuwangi #Ipuk Fiestiandani