Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siswa Asal Banyuwangi Yusril Ihsan Adinatanegara Wakili Indonesia di Ajang Olimpiade Matematika Paling Bergengsi di Dunia

Sigit Hariyadi • Selasa, 12 Mei 2026 | 12:30 WIB
PARA JUARA: Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah bersama Yusril Ihsan Adinatanegara (tengah) dan tiga siswa peraih prestasi pada momentum Hardiknas. (Toha/Radar Banyuwangi)
PARA JUARA: Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah bersama Yusril Ihsan Adinatanegara (tengah) dan tiga siswa peraih prestasi pada momentum Hardiknas. (Toha/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Banyuwangi di level internasional. Siswa SMAN 1 Glagah, Yusril Ihsan Adinatanegara, berhasil lolos ke Tim Nasional Matematika Indonesia dan dipastikan menjadi wakil Indonesia pada ajang International Mathematical Olympiad 2026 di Shanghai, Tiongkok.

Kepastian tersebut diumumkan dalam rangkaian upacara bendera di sekolah, kemarin (11/5). Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah secara langsung menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Yusril sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik tingkat dunia tersebut.

Keberhasilan Yusril menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus mempertegas posisi Banyuwangi sebagai daerah yang mampu melahirkan talenta unggul di bidang akademik. Ajang IMO sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi matematika paling bergengsi bagi pelajar SMA di dunia karena menuntut kemampuan logika, analisis, dan pemecahan masalah tingkat tinggi.

Abdullah mengatakan, pencapaian Yusril bukan diraih secara instan. Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan hasil proses panjang, kedisiplinan tinggi, dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan sekolah.

“Dengan pencapaian ini, SMAN 1 Glagah kembali menegaskan tradisi prestasinya, sekaligus menunjukkan bahwa sekolah di daerah memiliki peluang yang sama untuk melahirkan talenta yang mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Dia menambahkan, keberhasilan Yusril diharapkan mampu menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan berani bersaing di level nasional maupun internasional.

Tidak hanya memberikan penghargaan kepada Yusril, pihak sekolah juga mengapresiasi sejumlah siswa lain yang berhasil menorehkan prestasi pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa di berbagai bidang.

Sementara itu, Yusril mengaku tidak menyangka perjalanannya bisa menembus level internasional. Dia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan panjang dan kegigihan menghadapi berbagai tahapan seleksi yang tidak mudah.

“Ini bukan hasil instan. Banyak proses yang harus dilewati, termasuk kegagalan yang justru membuat saya belajar lebih baik,” ungkap salah satu penerima Sunrise of Java Awards 2026 tersebut.

Yusril mengatakan, kesempatan mewakili Indonesia di IMO 2026 menjadi tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan dengan serius. Dalam waktu dekat, dia akan menjalani berbagai tahapan pembinaan dan latihan intensif sebelum berangkat ke Shanghai.

“Target saya adalah memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Masih banyak yang perlu saya persiapkan sebelum ke Shanghai,” katanya.

Ajang International Mathematical Olympiad sendiri mempertemukan pelajar terbaik dari berbagai negara. Kompetisi ini menjadi tolok ukur kemampuan matematika tingkat dunia sekaligus arena bergengsi untuk menunjukkan kualitas pendidikan suatu negara.

Keberhasilan Yusril menembus tim nasional pun menjadi bukti bahwa pelajar daerah memiliki daya saing global jika mendapatkan dukungan, pembinaan, dan kesempatan yang tepat. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Olimpiade Matematika Internasional #Tim Nasional Matematika Indonesia #IMO 2026 #sman 1 glagah #yusril ihsan adinatanegara