RADARBANYUWANGI.ID - NASA bersama perusahaan antariksa SpaceX kembali menyiapkan misi pengiriman logistik dan eksperimen ilmiah menuju International Space Station (ISS). Peluncuran ditargetkan berlangsung pada pertengahan Mei 2026 menggunakan wahana Dragon yang dibawa roket Falcon 9.
Dikutip dari keterangan resmi NASA, peluncuran akan dilakukan dari Launch Complex 40 di Cape Canaveral, Florida. Wahana Dragon dijadwalkan membawa sekitar 6.500 pon kargo berisi perlengkapan penelitian, logistik, hingga perangkat pendukung kehidupan astronaut di ISS.
“Dragon akan melakukan docking otomatis ke modul Harmony ISS setelah tiba di orbit,” tulis NASA dalam keterangannya.
Baca Juga: James Webb Ungkap Wajah Eksoplanet “Kua’kua”, Dunia Tandus Mirip Merkurius tanpa Atmosfer
Proses kedatangan wahana tersebut akan dipantau langsung oleh astronaut NASA Jack Hathaway bersama astronaut European Space Agency (ESA), Sophie Adenot. Setelah merapat, Dragon diperkirakan berada di ISS selama kurang lebih satu bulan sebelum kembali ke Bumi.
Dalam misi kali ini, NASA mengirim berbagai komponen penting. Mulai kabel daya untuk perangkat olahraga astronaut, reaktor katalitik untuk sistem pemulihan air, hingga tangki pretreatment untuk pengelolaan limbah di stasiun luar angkasa.
Selain itu, terdapat pula alat inspeksi ultrasonik, sensor pemantau getaran, dan perlengkapan perbaikan darurat guna menjaga integritas struktur ISS. Pengiriman ini juga mencakup peningkatan sistem pemrosesan air yang mendukung produksi oksigen bagi awak stasiun.
Baca Juga: Koper Haji Mulai Dikumpulkan, CJH Banyuwangi Kini Terima Tiga Kartu Identitas Sejak dari Daerah
NASA turut mengirim tangki nitrogen untuk menjaga cadangan gas di ISS. Seluruh perangkat tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung operasional jangka panjang stasiun luar angkasa yang hingga kini terus dihuni astronaut dari berbagai negara.
Setelah menyelesaikan misinya, Dragon dijadwalkan kembali ke Bumi pada pertengahan Juni 2026 dengan membawa sejumlah perangkat penting dari ISS. Di antaranya alat pemantau kesehatan mata astronaut, sistem penyaring udara kabin, dan pompa dari fasilitas sanitasi stasiun.
Tak hanya itu, modul penelitian tanaman Advanced Plant Habitat yang telah digunakan dalam eksperimen jangka panjang juga akan dibawa pulang. Modul tersebut nantinya akan dipamerkan di museum sebagai bagian dari edukasi publik mengenai riset antariksa.
“Pengiriman kargo ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan penelitian dan operasional ISS,” tulis NASA.
Editor : Lugas Rumpakaadi