Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

NASA Selangkah Lagi Selamatkan Swift Observatory, Wahana Robotik LINK Rampungkan Uji Lingkungan

Lugas Rumpakaadi • Senin, 11 Mei 2026 | 10:15 WIB
NASA dan Katalyst Space Technologies mempercepat misi penyelamatan Swift Observatory. (Pexels/Pixabay)
NASA dan Katalyst Space Technologies mempercepat misi penyelamatan Swift Observatory. (Pexels/Pixabay)

RADARBANYUWANGI.ID - Upaya penyelamatan Neil Gehrels Swift Observatory milik NASA memasuki fase krusial. Perusahaan antariksa Katalyst Space Technologies berhasil merampungkan uji lingkungan untuk wahana robotik LINK yang akan digunakan dalam misi pengangkatan orbit observatorium tersebut.

Pengujian dilakukan di Goddard Space Flight Center pada 4 Mei 2026. Wahana LINK dipersiapkan untuk bertemu dengan Swift di orbit rendah Bumi dan mendorongnya ke orbit yang lebih aman agar terhindar dari ancaman masuk kembali ke atmosfer.

Misi ini menjadi perhatian karena Swift diperkirakan dapat kembali memasuki atmosfer Bumi pada tahun ini apabila tidak segera dilakukan peningkatan orbit. Kondisi tersebut diperparah oleh meningkatnya hambatan atmosfer akibat aktivitas Matahari yang lebih intens.

Baca Juga: James Webb Ungkap Wajah Eksoplanet “Kua’kua”, Dunia Tandus Mirip Merkurius tanpa Atmosfer

Direktur misi Swift di NASA, John Van Eepoel, menyebut pengembangan wahana berlangsung sangat cepat.

“Pengembangan wahana ini berlangsung hanya dalam delapan bulan,” ujarnya.

NASA juga disebut memberikan dukungan penuh berupa fasilitas pengujian dan bantuan teknis selama proses pengembangan berlangsung. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat tenggat waktu misi yang sangat ketat.

Baca Juga: Koper Haji Mulai Dikumpulkan, CJH Banyuwangi Kini Terima Tiga Kartu Identitas Sejak dari Daerah

Kontrak pengangkatan orbit Swift sendiri diberikan NASA kepada Katalyst Space Technologies pada September 2025 dengan target penyelesaian kurang dari satu tahun.

Setelah menyelesaikan uji lingkungan di Goddard Space Flight Center, wahana LINK dipindahkan ke fasilitas Katalyst di Colorado untuk menjalani pengujian pra-peluncuran tambahan sebelum diterbangkan.

Peneliti utama LINK, Kieran Wilson, mengatakan tim harus bekerja cepat tanpa mengurangi standar keselamatan dan pengujian.

“Kami harus menyeimbangkan antara pengujian dan kecepatan pengembangan demi memastikan peluang keberhasilan misi,” katanya.

Dalam rangkaian pengujian tersebut, para insinyur mensimulasikan getaran peluncuran menggunakan roket Pegasus milik Northrop Grumman. Selain itu, wahana juga menjalani uji vakum termal untuk memastikan ketahanannya menghadapi kondisi ekstrem di luar angkasa.

Keberhasilan uji lingkungan menjadi salah satu tahapan penting sebelum misi peluncuran dilakukan. Jika berhasil, LINK akan menjadi bagian dari upaya penyelamatan observatorium antariksa yang selama ini berperan penting dalam pengamatan ledakan sinar gamma dan fenomena kosmik lainnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Swift Observatory #Katalyst Space Technologies #Wahana LINK #Misi luar angkasa #nasa