Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Misi Psyche NASA Rekam Mars Berbentuk Sabit, Debu Atmosfer Bikin Cahaya Planet Tampak Memanjang

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 10 Mei 2026 | 18:15 WIB
Wahana Psyche milik NASA berhasil menangkap citra berwarna Mars saat menjalani manuver gravity assist. (Pexels/Zelch Csaba)
Wahana Psyche milik NASA berhasil menangkap citra berwarna Mars saat menjalani manuver gravity assist. (Pexels/Zelch Csaba)

RADARBANYUWANGI.ID - Misi antariksa NASA kembali membagikan pencapaian terbarunya. Wahana antariksa Psyche berhasil menangkap citra berwarna planet Mars saat mendekati planet tersebut dalam rangkaian manuver bantuan gravitasi atau gravity assist.

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis NASA pada Sabtu (9/5/2026), gambar tersebut diambil pada 3 Mei 2026 dari jarak sekitar 4,8 juta kilometer. Psyche dijadwalkan mencapai titik pendekatan terdekat dengan Mars pada 15 Mei mendatang.

Dalam citra tersebut, Mars tampak menyerupai sabit tipis layaknya fase bulan sabit di Bumi. Kondisi itu terjadi karena wahana mendekati Mars dari sudut fase tinggi, sehingga hanya sebagian kecil permukaan planet yang terlihat terang.

Baca Juga: Menyusuri Rel Demi Keselamatan, 118 Petugas Pemeriksa Jalur KAI Daop 4 Semarang Siaga Setiap Hari di Lintas Sepanjang 677 Kilometer

“Cahaya yang tampak merupakan pantulan sinar Matahari dari permukaan Mars serta hamburan oleh partikel debu di atmosfernya,” tulis NASA dalam keterangan resminya, dikutip RRI.

Citra tersebut diambil menggunakan kamera multispektral dengan filter panchromatic. Meski waktu pencahayaan sangat singkat, hanya 2 milidetik, bagian sabit Mars terlihat sangat terang hingga menyebabkan beberapa area mengalami kejenuhan cahaya.

NASA menjelaskan tingkat kecerahan itu dipengaruhi oleh variasi debu di atmosfer Mars yang berubah sangat cepat dan sulit diprediksi sebelumnya. Debu atmosfer juga membuat cahaya Matahari tersebar lebih luas, sehingga bentuk sabit tampak memanjang dibandingkan kondisi tanpa atmosfer.

Baca Juga: Indomobil Tirano Gegerkan Pasar Motor Listrik 2025, Jarak Tempuh 200 Km dan Teknologi Swap Battery Jadi Andalan

Fenomena menarik lain terlihat pada sisi kanan sabit Mars. Terdapat celah gelap yang diduga berkaitan dengan tutup es di kutub utara planet tersebut. Saat ini wilayah kutub utara Mars tengah mengalami musim dingin.

“Kemungkinan terdapat awan atau kabut musiman yang menghambat penyebaran cahaya di area tersebut,” lanjut penjelasan NASA.

Misi Psyche sendiri merupakan proyek eksplorasi asteroid logam pertama NASA. Dalam perjalanannya menuju asteroid Psyche, wahana memanfaatkan gravitasi Mars untuk meningkatkan kecepatan dan menyesuaikan lintasan menuju target utama di sabuk asteroid.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Psyche Mission #Gravity Assist #mars #antariksa #nasa