Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMPN 1 Genteng Kendalikan Penggunaan HP di Sekolah, Perkuat Karakter dan Fokus Belajar Siswa

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:11 WIB
KAYA PRESTASI: Kepala SMPN 1 Genteng Ali Mustofa menyerahkan piala penghargaan sejumlah siswa berprestasi, Senin (4/5). (GITA for Radar Banyuwangi)
KAYA PRESTASI: Kepala SMPN 1 Genteng Ali Mustofa menyerahkan piala penghargaan sejumlah siswa berprestasi, Senin (4/5). (GITA for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah maraknya penggunaan gadget di lingkungan pendidikan, SMP Negeri 1 Genteng mengambil langkah tegas dengan mengendalikan penggunaan telepon genggam (HP) selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi sekolah dalam menjaga fokus belajar siswa sekaligus memperkuat pembentukan karakter di lingkungan pendidikan.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Bromo Nomor 49, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, itu memang dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Banyuwangi.

Selain memiliki sejarah sebagai sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), SMPN 1 Genteng juga konsisten mempertahankan tradisi prestasi dan inovasi pendidikan.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ali Mustofa, berbagai program pembelajaran dan penguatan karakter siswa terus dikembangkan.

Salah satu kebijakan yang kini diterapkan adalah pengendalian penggunaan HP selama proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Setiap hari siswa diminta mengumpulkan HP di boks saat awal pembelajaran. Namun ada pengecualian ketika kegiatan pembelajaran memang membutuhkan penggunaan HP,” jelas Ali Mustofa.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi distraksi siswa selama belajar di kelas sekaligus membangun disiplin penggunaan teknologi secara bijak.

Kebijakan pengumpulan HP di awal pembelajaran juga menjadi upaya sekolah membentuk budaya belajar yang lebih fokus dan interaktif antarsiswa.

Tidak hanya mengandalkan pengendalian gadget, SMPN 1 Genteng juga aktif menghadirkan berbagai program inovatif guna meningkatkan kreativitas dan kemampuan sosial peserta didik.

Salah satunya melalui program Student Day yang rutin digelar setiap satu bulan sekali.

Program tersebut menjadi media pembiasaan siswa untuk melatih kolaborasi, komunikasi, hingga kreativitas melalui berbagai kompetisi dan pertunjukan edukatif.

“Ada beberapa kegiatan seperti paduan suara, drama musikal, cerdas cermat, dan english game,” terang Ali.

Menurutnya, kegiatan semacam itu penting untuk menyeimbangkan kemampuan akademik dan non-akademik siswa.

Sekolah juga tengah mengembangkan program outing class sebagai metode pembelajaran di luar ruang kelas agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual.

Pada periode pertama, siswa diajak belajar langsung ke Museum Blambangan dan Banyuwangi Park.

Sementara outing class berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei mendatang dengan tujuan TPS3R Balak dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Banyuwangi.

Program tersebut dirancang untuk memperluas wawasan siswa terhadap isu lingkungan, pengelolaan sampah, hingga sektor perikanan.

Dengan berbagai inovasi tersebut, SMPN 1 Genteng berupaya menjaga reputasinya sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan keterampilan sosial siswa di era digital.

Kebijakan pengendalian penggunaan HP pun menjadi salah satu langkah konkret sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan produktif bagi peserta didik. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pengendalian HP di sekolah #sekolah unggulan Banyuwangi #Student Day SMPN 1 Genteng #outing class Banyuwangi #smpn 1 genteng