Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Empat Zikir yang Paling Dicintai Allah, Lengkap dengan Hadis Nabi dan Keutamaannya

Ali Sodiqin • Kamis, 7 Mei 2026 | 20:00 WIB
Empat zikir paling dicintai Allah lengkap dengan hadis Nabi dan keutamaannya. Simak bacaan zikir pembuka pahala dan penenang hati. (Ilustrasi ChatGPT Image)
Empat zikir paling dicintai Allah lengkap dengan hadis Nabi dan keutamaannya. Simak bacaan zikir pembuka pahala dan penenang hati. (Ilustrasi ChatGPT Image)

RADARBANYUWANGI.ID – Zikir menjadi salah satu amalan paling ringan di lisan namun memiliki pahala luar biasa besar di sisi Allah SWT. Dalam berbagai hadis sahih, Rasulullah SAW menjelaskan sejumlah bacaan zikir yang paling dicintai Allah, paling utama, hingga memiliki ganjaran yang sangat berat dalam timbangan amal.

Di tengah kesibukan hidup modern, amalan zikir menjadi ibadah sederhana yang dapat dilakukan kapan saja. Selain menenangkan hati, zikir juga menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut empat zikir yang memiliki keutamaan besar berdasarkan hadis Rasulullah SAW.

1. Zikir yang Paling Dicintai Allah: Subhanallah wa Bihamdih, Subhanallahil ‘Azim

Zikir pertama yang disebut sangat dicintai Allah adalah:

“Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil ‘Azim.”
(Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Agung)

Rasulullah SAW bersabda:

“Dua kalimat yang ringan di lisan, berat dalam timbangan, dan dicintai Ar-Rahman: Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil ‘Azim.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa zikir sederhana tersebut memiliki kedudukan sangat tinggi di sisi Allah karena mengandung pujian dan pengagungan kepada-Nya.

2. Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Membaca shalawat juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Bacaan yang umum diamalkan umat Islam adalah:

“Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad.”

Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.”

Allah SWT sendiri memerintahkan umat Islam untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
(QS. Al-Ahzab: 56)

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)

Shalawat menjadi salah satu amalan yang diyakini membuka pintu rahmat, ketenangan, dan keberkahan hidup.

3. Zikir dengan Timbangan Pahala Sangat Berat

Zikir berikut dikenal memiliki pahala besar dan berat dalam timbangan amal:

“Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar.”

Artinya:

Rasulullah SAW bersabda:

“Sungguh aku mengucapkan Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar lebih aku sukai daripada dunia dan seisinya.”
(HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa kalimat-kalimat tersebut termasuk amalan terbaik dan memiliki timbangan pahala yang sangat berat di akhirat kelak.

Zikir ini juga dikenal sebagai “al-baqiyat ash-shalihat”, yakni amalan yang kekal dan terus memberikan manfaat bagi seorang Muslim.

4. Zikir Paling Utama: Laa Ilaaha Illallah

Kalimat tauhid menjadi zikir paling utama dalam Islam:

“Laa ilaaha illallah.”
(Tiada Tuhan selain Allah)

Rasulullah SAW bersabda:

“Zikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallah.”
(HR. Tirmidzi)

Kalimat tauhid merupakan inti ajaran Islam dan menjadi pembeda antara iman dan kekufuran. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca zikir ini dalam kehidupan sehari-hari.

Menyebarkan Ilmu Jadi Amal Jariyah

Selain memperbanyak zikir, Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya menyebarkan ilmu yang bermanfaat.

Dalam hadis sahih disebutkan:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.”
(HR. Muslim)

Hadis tersebut menegaskan bahwa ilmu yang diajarkan kepada orang lain akan terus mengalir pahalanya meski seseorang telah meninggal dunia.

Karena itu, menyebarkan ilmu agama, termasuk mengingatkan tentang zikir dan amalan baik, menjadi bagian dari amal jariyah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Zikir Menjadi Penyejuk Hati di Tengah Kehidupan Modern

Di tengah tekanan hidup, kesibukan pekerjaan, dan derasnya arus informasi digital, zikir menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menjaga ketenangan jiwa.

Allah SWT berfirman:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Para ulama juga menjelaskan bahwa memperbanyak zikir dapat:

Karena itu, umat Islam dianjurkan membiasakan lisan berdzikir dalam setiap aktivitas sehari-hari. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Zikir paling dicintai Allah #Keutamaan zikir dalam Islam #Hadis tentang zikir #Bacaan zikir Rasulullah #Shalawat Nabi Muhammad