RADARBANYUWANGI.ID – Sebanyak 366 siswa kelas XII SMAN 1 Glagah resmi menuntaskan pendidikan menengahnya. Namun, kelulusan angkatan Ganesha ke-64 ini bukan sekadar seremoni tahunan. Mereka menutup masa belajar dengan torehan prestasi gemilang, dari tingkat nasional hingga internasional, sekaligus mencatat rekor signifikan dalam jalur masuk perguruan tinggi negeri.
Prosesi kelulusan dikemas dalam acara “Purna Widya Satria Tama” yang berlangsung di aula sekolah, Jalan Melati Nomor 1, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Rabu (6/5). Suasana haru dan bangga menyelimuti momen pelepasan, yang menjadi simbol berakhirnya satu fase sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa.
Kepala SMAN 1 Glagah, Abdullah, menegaskan bahwa angkatan ke-64 telah berhasil melanjutkan tradisi unggul sekolah yang dikenal konsisten melahirkan generasi berprestasi.
“Ini capaian luar biasa. Angkatan Ganesha ke-64 menunjukkan kualitas yang sangat membanggakan, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Debut OPSI, Langsung Sabet Medali
Salah satu prestasi yang mencuri perhatian adalah raihan medali perak pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Hebatnya, ini merupakan keikutsertaan perdana SMAN 1 Glagah dalam ajang tersebut.
Dua siswa, Humairoh Alkayla Zahrani dan Aulia Khairunnisa, sukses membawa pulang medali perak, membuktikan kemampuan riset siswa yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ini prestasi yang patut diapresiasi. Baru pertama ikut, langsung berprestasi,” kata Abdullah.
Tembus Olimpiade Internasional
Tak berhenti di level nasional, prestasi juga diraih di kancah global. Dalam ajang Philippine International Mathematical Olympiad (PhIMO) 2024, dua siswa SMAN 1 Glagah, Helen Maurelle Wijayanti dan Rosyyane Allyna Rachim, berhasil meraih medali perak.
Capaian ini mempertegas posisi SMAN 1 Glagah sebagai salah satu sekolah unggulan di Banyuwangi yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Selain itu, puluhan prestasi lain juga diraih siswa di berbagai kompetisi, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.
51 Siswa Lolos SNBP, Tembus Kampus Elite
Dalam aspek kelanjutan pendidikan, angkatan Ganesha ke-64 mencatat capaian impresif. Sebanyak 51 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, lima siswa diterima di Universitas Indonesia (UI) dan tiga siswa di Institut Teknologi Bandung (ITB), dua kampus paling kompetitif di tanah air.
“Mungkin ini yang terbanyak di Banyuwangi. Sebanyak 51 siswa lolos SNBP di kampus bergengsi,” ungkap Abdullah.
Pesan Kepala Sekolah: Ini Baru Awal
Dalam sambutannya, Abdullah mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan menuju masa depan.
“Hari ini kalian menyelesaikan satu estafet. Tapi ini bukan akhir, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya karakter, disiplin, dan semangat pantang menyerah sebagai kunci menghadapi tantangan ke depan.
“Keberhasilan bukan hanya milik yang pintar, tetapi milik mereka yang terus berusaha dan tidak mudah menyerah,” tegasnya.
Komite Sekolah: Lulusan Berkarakter Kuat
Ketua Komite SMAN 1 Glagah, Sumadi, turut menyampaikan kebanggaannya terhadap para lulusan. Menurutnya, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat berkat bimbingan para guru.
“Kami melihat kalian telah tumbuh menjadi pribadi tangguh dan berkepribadian,” ujarnya.
Ia menegaskan, momen “Purna Widya Satria Tama” bukan sekadar perayaan kelulusan, melainkan gerbang menuju tantangan yang lebih besar.
“Ini bukan akhir perjalanan, tetapi pintu menuju perjuangan berikutnya,” pungkasnya.
Tradisi Prestasi Terus Berlanjut
Kelulusan angkatan Ganesha ke-64 kembali menegaskan konsistensi SMAN 1 Glagah dalam mencetak generasi unggul. Dengan kombinasi prestasi akademik, capaian internasional, serta keberhasilan menembus perguruan tinggi elite, sekolah ini terus menjaga reputasinya sebagai salah satu yang terbaik di Banyuwangi.
Kini, 366 lulusan tersebut bersiap melangkah ke babak baru—membawa nama baik almamater dan melanjutkan tradisi prestasi di level yang lebih tinggi. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin