Prestasi akademik membanggakan ditorehkan ulama muda Situbondo. Ach. Azaim Ibrahimy resmi meraih gelar doktor (Ph.D) dari universitas internasional, mendapat apresiasi langsung dari pemerintah daerah.
RADARBANYUWANGI.ID – Capaian akademik bergengsi kembali diraih putra daerah. Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Ach. Azaim Ibrahimy, resmi menyandang gelar doktor (Ph.D) setelah menuntaskan studi di International Islamic University Malaysia (IIUM).
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Melalui pernyataan resminya, pemkab menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar capaian ini membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Selamat dan berkah atas capaian luar biasa. Semoga ilmu yang didapat menjadi cahaya, membawa manfaat luas bagi umat, serta terus menginspirasi kemajuan pendidikan dan keilmuan di Indonesia,” demikian pernyataan resmi Pemkab Situbondo.
Azaim Ibrahimy yang juga merupakan dosen tetap di Universitas Ibrahimy tersebut menempuh program doktoral di bidang Fiqh dan Ushul Fiqh pada Kulliyah of Islamic Revealed Knowledge and Human Sciences.
Dalam disertasinya, ia mengangkat kajian berjudul “The Jurisprudential Opinions of Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki and Its Roles on Ifta’ in Indonesia: Analytical Study”. Penelitian ini membahas pemikiran ulama besar dalam perspektif hukum Islam serta relevansinya terhadap praktik fatwa di Indonesia.
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga institusi pesantren dan dunia pendidikan Islam di Indonesia. Sosok Azaim dikenal aktif dalam pengembangan keilmuan Islam yang moderat dan kontekstual.
Dengan latar belakang pesantren yang kuat, kontribusinya diharapkan mampu menjembatani antara tradisi keilmuan klasik dan kebutuhan masyarakat modern.
Pemkab Situbondo menilai keberhasilan ini sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak, sebagaimana visi “BerAKHLAK” dan “Situbondo Naik Kelas”.
Apresiasi ini juga menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap para akademisi dan tokoh agama yang terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.
Ke depan, capaian ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk terus menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi dan berkontribusi bagi bangsa. (*)
Editor : Ali Sodiqin