Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Levita Oktaviani Bangga Tampil di Kuntulan Ewon, Ribuan Pelajar Banyuwangi Gaungkan Cinta Budaya

Sigit Hariyadi • Senin, 4 Mei 2026 | 10:00 WIB
TURUT BANGGA: Kepala SMPN 2 Glagah Karyono mendampingi para siswa SMPN 2 Glagah yang turut serta dalam pergelaran Kuntulan Ewon. (DOKUMENTASI LEVITA)
TURUT BANGGA: Kepala SMPN 2 Glagah Karyono mendampingi para siswa SMPN 2 Glagah yang turut serta dalam pergelaran Kuntulan Ewon. (DOKUMENTASI LEVITA)

RADARBANYUWANGI.ID – Semangat pelestarian budaya lokal membuncah dalam perhelatan Kuntulan Ewon yang digelar di Taman Blambangan, Sabtu pagi (2/5). Ribuan pelajar dari berbagai penjuru Banyuwangi tampil memukau dalam pertunjukan kolosal tersebut, termasuk salah satu peserta, Levita Oktaviani.

Siswi kelas VIII SMPN 2 Glagah itu mengaku bangga bisa ambil bagian dalam event budaya berskala besar tersebut. Bersama rekan-rekannya, Levita sukses menampilkan tarian Kuntulan yang sarat nilai tradisi dan spiritualitas.

“Rasanya sangat bangga dan bahagia. Ini jadi momen untuk mencari pengalaman, mempererat kebersamaan, sekaligus melestarikan kebudayaan Banyuwangi,” ujarnya.

Latihan Singkat, Hasil Maksimal

Meski hanya menjalani latihan kurang dari sepekan, Levita dan tim mampu menunjukkan performa yang solid di hadapan ribuan penonton. Bahkan, penampilan mereka disaksikan langsung oleh Abdul Mu'ti serta Ipuk Fiestiandani.

Kehadiran pejabat tinggi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para pelajar untuk tampil maksimal.

“Terima kasih Pak Menteri dan Ibu Bupati yang sudah hadir menyaksikan pertunjukan kami,” tambah Levita.

Kuntulan Ewon, Simbol Cinta Budaya

Kuntulan Ewon merupakan pertunjukan seni tradisional khas Banyuwangi yang melibatkan ribuan pelajar dalam satu panggung kolosal. Event ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang tidak hanya menonjolkan aspek pendidikan formal, tetapi juga penguatan karakter dan budaya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa momentum Hardiknas menjadi ruang strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda.

“Melalui Kuntulan Ewon, kita ingin menunjukkan bahwa pelajar Banyuwangi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan spiritual,” ujarnya.

Pendidikan Berbasis Budaya

Lebih lanjut, Ipuk menekankan bahwa sistem pendidikan di Banyuwangi terus diarahkan untuk tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan identitas budaya.

Kuntulan Ewon menjadi bukti nyata bahwa pendekatan pendidikan berbasis budaya mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki rasa bangga terhadap warisan daerahnya.

Bagi Levita dan ribuan pelajar lainnya, pengalaman tampil di panggung besar seperti ini bukan sekadar ajang pertunjukan, melainkan juga proses pembelajaran yang membentuk karakter serta memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.

Dengan semangat tersebut, Banyuwangi kembali menegaskan diri sebagai daerah yang konsisten mengintegrasikan pendidikan dan budaya dalam satu harmoni yang kuat. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Hardiknas Banyuwangi #Levita Oktaviani #Kuntulan Ewon Banyuwangi #pelajar lestarikan budaya #smpn 2 glagah